Yonarmed 12 Kostrad Perkuat Pendidikan dan Peran Keluarga bagi Generasi Perbatasan
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 19.00

BELU – Komitmen TNI dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia terus diwujudkan hingga wilayah perbatasan negara. Melalui Pos Salore Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad, TNI hadir mendampingi masyarakat dalam kegiatan pembagian rapor siswa SDI Salore di Desa Tulakadi, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur.
Kehadiran personel Satgas dalam kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa pengabdian TNI tidak hanya berfokus pada aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga turut mendukung pembangunan pendidikan sebagai fondasi kemajuan bangsa. Kegiatan yang dihadiri guru, siswa, serta para orang tua murid tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara sekolah, keluarga, dan aparat negara dalam mencetak generasi unggul di wilayah perbatasan.
Dalam kesempatan tersebut, Danpos Salore memberikan motivasi kepada para siswa agar terus semangat belajar, disiplin, dan memiliki cita-cita tinggi untuk meraih masa depan yang lebih baik. Pesan tersebut sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan semangat pantang menyerah kepada generasi muda yang berada di garda terdepan wilayah NKRI.
Selain memberikan motivasi kepada siswa, Satgas juga mengajak para orang tua untuk semakin aktif mendampingi perkembangan pendidikan anak-anak mereka. Peran keluarga dinilai sangat penting dalam membentuk karakter, kedisiplinan, serta semangat belajar anak sejak usia dini.
Danpos Salore Lettu Arm Arif Adiyanto menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan masa depan bangsa. Menurutnya, anak-anak di wilayah perbatasan memiliki potensi besar yang harus didukung oleh seluruh elemen masyarakat agar mampu menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan memiliki rasa cinta tanah air yang kuat.
Kegiatan ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui peningkatan akses pendidikan hingga ke daerah terluar dan perbatasan. Kehadiran TNI di tengah masyarakat menjadi bagian dari dukungan nyata terhadap pembangunan nasional yang berorientasi pada peningkatan kualitas generasi muda.
Melalui berbagai kegiatan sosial dan pendidikan yang terus dilakukan, Yonarmed 12 Kostrad menunjukkan bahwa menjaga perbatasan tidak hanya dilakukan melalui pengamanan wilayah, tetapi juga dengan membangun masa depan anak bangsa melalui pendidikan, pembinaan karakter, dan penguatan nilai-nilai kebangsaan.
Sinergi antara sekolah, orang tua, masyarakat, dan TNI diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang anak-anak perbatasan, sehingga mereka dapat menjadi generasi penerus yang siap berkontribusi bagi kemajuan daerah maupun bangsa Indonesia.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Landak, Ditargetkan Masuk Tahap III Pembangunan 2026
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kesi

Bappenas dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Papua Melalui RAPPP 2025–2029
MIMIKA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama para gubernur serta bupati dan wali kota se-Tanah Papua menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Rencana Aksi Percepatan Pe

Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke Hadirkan Layanan Kesehatan Door to Door bagi Warga Kampung Wanam
MERAUKE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1707/Merauke tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyaraka
