Wabup Toba Tinjau Sekolah yang Belum Terima Program MBG di Kecamatan Uluan
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.59

TOBA — Wakil Bupati Kabupaten Toba, Audi Murphy O. Sitorus, turun langsung meninjau kondisi pendidikan di Desa Sampuara, Kecamatan Uluan, setelah ditemukan masih adanya sekolah dan masyarakat penerima manfaat yang belum menikmati Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Peninjauan dilakukan di SD Negeri 177679 Panamean pada Selasa (19/5/2026) dengan didampingi Camat Uluan, Juni Hammas Butar-butar, serta pihak sekolah setempat.
Dalam kunjungan tersebut, pemerintah daerah menemukan bahwa ratusan siswa dan penerima manfaat di Kecamatan Uluan belum pernah menerima bantuan MBG sejak program mulai berjalan.
Kondisi itu dinilai memprihatinkan karena sejumlah wilayah yang belum terjangkau program justru merupakan daerah dengan tingkat kesejahteraan masyarakat relatif rendah serta memiliki akses transportasi yang sulit.
Belum meratanya distribusi MBG disebut dipengaruhi kondisi geografis Kecamatan Uluan yang berada di kawasan terpencil dan sulit dijangkau kendaraan distribusi makanan.
Beberapa sekolah diketahui berada di kawasan pinggiran Danau Toba dengan medan jalan yang terjal dan akses transportasi terbatas sehingga pengiriman makanan dari dapur penyedia atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terdekat mengalami kendala.
Pemerintah Kecamatan Uluan menyebut salah satu solusi yang tengah dibahas adalah pembangunan dapur khusus MBG di wilayah tersebut agar distribusi makanan dapat menjangkau desa-desa terpencil seperti Desa Sampuara dan Desa Parik.
Dalam peninjauan itu, Wakil Bupati Toba menegaskan pemerintah daerah akan segera berkoordinasi dengan pihak SPPG untuk mempercepat penyaluran program MBG ke wilayah yang belum terlayani.
Camat Uluan juga membenarkan masih terdapat dua desa di wilayahnya yang hingga kini belum menerima manfaat program MBG.
Saat ini, pemerintah daerah terus melakukan koordinasi agar masyarakat di wilayah terpencil dapat segera memperoleh pelayanan yang sama seperti daerah lain di Kabupaten Toba.
Program MBG merupakan salah satu program nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, sekaligus mendukung upaya peningkatan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Landak, Ditargetkan Masuk Tahap III Pembangunan 2026
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kesi

Bappenas dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Papua Melalui RAPPP 2025–2029
MIMIKA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama para gubernur serta bupati dan wali kota se-Tanah Papua menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Rencana Aksi Percepatan Pe

Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke Hadirkan Layanan Kesehatan Door to Door bagi Warga Kampung Wanam
MERAUKE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1707/Merauke tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyaraka
