Tradisi Peusejuek Tandai Rampungnya Jembatan Gantung Garuda di Aceh Utara
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.56

ACEH UTARA — Suasana khidmat dan penuh rasa syukur menyelimuti prosesi Peusejuek yang digelar untuk menandai rampungnya pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Gampong Tengoh, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (24/2/2026). Tradisi adat Aceh tersebut menjadi simbol doa dan harapan atas manfaat jembatan bagi masyarakat sekitar.
Jembatan yang kini kembali menghubungkan Desa Gampong Tengoh dengan Desa Blang Gurun, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, dibangun oleh prajurit Batalyon Zeni Tempur 5/Arati Bhaya Wighina dan Batalyon Zeni Tempur 17/Ananta Dharma. Pembangunan ini merupakan bagian dari pengabdian TNI Angkatan Darat dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah.
Acara peresmian dihadiri Danyon Zipur 5/ABW Letkol Czi Wahyu, Danramil 19/Sawang beserta anggota, Danki Yonzipur 5/ABW dan personel, Sekcam Sawang Muslim, S.Sos, Keuchik Gampong Tengoh M. Jakfar, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Prosesi diawali dengan ritual Peusejuek yang dipimpin oleh imam desa sebagai ungkapan rasa syukur dan doa keselamatan agar jembatan membawa keberkahan serta manfaat jangka panjang. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan shalawat dan doa bersama.
Sebagai tanda mulai difungsikannya jembatan, dilakukan uji coba melintas menggunakan kendaraan roda dua serta berjalan kaki oleh para tamu undangan dan masyarakat. Antusiasme warga tampak jelas saat mereka untuk pertama kalinya melintasi jembatan tersebut dengan rasa bangga dan haru.
Masyarakat menyampaikan apresiasi kepada TNI AD atas dedikasi dalam memulihkan akses transportasi yang sebelumnya terbatas. Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga dalam bidang pendidikan, ekonomi, sosial, serta pelayanan kesehatan.
Keuchik Gampong Tengoh berharap jembatan tersebut dapat dirawat bersama agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan, sekaligus mempererat hubungan sosial dan ekonomi antara masyarakat Aceh Utara dan Bireuen.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemendagri Petakan Daerah Terdampak Pemotongan TKD, Kepala Daerah Diminta Hindari PHK Pegawai
JAKARTA, 30 Juli 2026 — Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tengah memetakan sejumlah pemerintah daerah (pemda) yang mengalami kesulitan fiskal, termasuk kendala dalam membayar gaji pegawai sebagai dampak pen

Bulog Usulkan Beras Premium Bervitamin untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis
JAKARTA – Perum Bulog mengusulkan pengembangan beras premium yang diperkaya vitamin (fortifikasi) sebagai salah satu upaya mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Inisiatif tersebut ditujukan

Ketapang Jadi Daerah Pertama di Kalbar Kirim Siswa ke Sekolah Rakyat, 32 Peserta Didik Berangkat ke Pontianak
KETAPANG – Pemerintah Kabupaten Ketapang memberangkatkan 32 peserta didik untuk mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat Pontianak Tahun Ajaran 2026/2027. Pelepasan siswa yang terdiri dari jenjang Sekolah Dasar (
