TNI-Polri Salurkan 1 Ton Beras untuk Warga Terdampak Banjir di Hulu Sungai Tengah
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.59

HULU SUNGAI TENGAH — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak banjir kembali ditunjukkan jajaran TNI dan Polri di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan. Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon bersama Dandim 1002/HST Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar meninjau langsung lokasi banjir di Desa Muntiraya dan Kelurahan Barabai Darat, Senin (18/5/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres dan Dandim didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polres HST menyambangi warga terdampak untuk memastikan kondisi keamanan, keselamatan, serta kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi di tengah banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten HST.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, TNI-Polri juga menyalurkan bantuan berupa 1 ton beras yang diserahkan secara simbolis kepada masyarakat terdampak banjir guna membantu meringankan beban warga.
Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat kondisi cuaca di wilayah tersebut masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada, menjaga keselamatan diri dan keluarga serta tidak panik. Ikuti arahan petugas di lapangan dan segera melapor apabila memerlukan bantuan,” ujar Jupri.
Selain memantau kondisi warga, aparat TNI dan Polri juga memastikan distribusi bantuan berjalan lancar serta situasi keamanan di lokasi terdampak tetap kondusif.
Kehadiran aparat di tengah masyarakat mendapat apresiasi dari warga yang merasa terbantu atas perhatian dan bantuan yang diberikan selama masa penanganan banjir.
Sementara itu, Dandim 1002/HST Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar menegaskan sinergitas TNI dan Polri akan terus diperkuat dalam membantu masyarakat menghadapi dampak bencana alam di wilayah Hulu Sungai Tengah.
“Kami hadir untuk memastikan kondisi warga tetap aman serta memberikan bantuan guna meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir. Kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait dalam penanganan banjir ini,” katanya.
Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Hulu Sungai Tengah dipicu tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir yang menyebabkan debit air sungai meningkat dan merendam permukiman warga.
Wilayah Kalimantan Selatan sendiri termasuk daerah yang rawan terdampak banjir musiman, terutama saat intensitas hujan tinggi dan aliran sungai tidak mampu menampung debit air.
Karena itu, koordinasi lintas instansi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan badan penanggulangan bencana dinilai penting untuk mempercepat penanganan serta memastikan keselamatan masyarakat terdampak.
Ke depan, aparat gabungan bersama pemerintah daerah akan terus melakukan pemantauan kondisi cuaca, distribusi bantuan logistik, serta langkah antisipasi guna mengurangi dampak banjir susulan di wilayah Hulu Sungai Tengah.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Landak, Ditargetkan Masuk Tahap III Pembangunan 2026
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kesi

Bappenas dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Papua Melalui RAPPP 2025–2029
MIMIKA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama para gubernur serta bupati dan wali kota se-Tanah Papua menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Rencana Aksi Percepatan Pe

Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke Hadirkan Layanan Kesehatan Door to Door bagi Warga Kampung Wanam
MERAUKE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1707/Merauke tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyaraka
