TNI Mendukung Program Koperasi Merah Putih Yang Menjadi Tonggak Kemajuan Ekonomi Rakyat
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.56

Tentara Nasional Indonesia (TNI) menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program strategis nasional melalui keterlibatan aktif membangun Koperasi Desa dan Kelurahan (Kopdes) Merah Putih. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian antara TNI dan PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) pada 10 Oktober 2025 di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, disaksikan para menteri kabinet. Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita menegaskan langkah ini sebagai tonggak sejarah membangkitkan ekonomi kerakyatan dari tingkat desa.
Program Kopdes Merah Putih merupakan inisiatif unggulan Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan 80.000 gerai koperasi di seluruh Indonesia, dengan pembangunan fisik dan operasional dirampungkan pada Januari-Maret 2026. TNI berperan strategis dalam survei lokasi, sosialisasi, konstruksi bangunan, pengawasan, hingga distribusi logistik dan pengamanan wilayah. Dukungan penuh TNI ini mempercepat realisasi Surat Keputusan Bersama antar kementerian terkait, menjadikan program ini sebagai gerakan gotong royong lintas sektoral. Peletakan batu pertama pembangunan 800 gerai, gudang, dan sarana pendukung di Desa Wanajaya, Cibitung, Bekasi, pada 17 Oktober 2025, menjadi bukti nyata keterlibatan TNI di lapangan. Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi R., mewakili Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, hadir secara langsung dalam acara simbolis yang dipimpin Menteri Koperasi Ferry Juliantono. Keterlibatan ini menegaskan peran TNI sebagai garda terdepan dalam operasi militer non-perang untuk kesejahteraan rakyat.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono menilai kolaborasi TNI-Agrinas bukan hanya proyek ekonomi, melainkan bagian dari pertahanan semesta yang memperkuat kemandirian pangan dan energi nasional. Koperasi Merah Putih dirancang sebagai penyalur bantuan sosial seperti PKH, distributor pupuk, serta off-taker hasil pertanian seperti beras dan gula. Dukungan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan sektor pertanian menjadi penopang utama, membuka peluang usaha baru bagi petani desa. Langkah TNI ini mendapat apresiasi luas dari Menteri Desa Yandri Susanto, yang menyebutnya sebagai percepatan pemerataan ekonomi pedesaan melalui bangunan modern, gerai berkualitas, dan kendaraan operasional. Pengamat politik Raj Mayyasari Timur Gondokusumo menegaskan pelibatan TNI sesuai koridor hukum, sebagai kolaborasi sipil-militer untuk kemajuan bangsa. Dengan semangat Pancasila, Koperasi Merah Putih siap menjadi pilar ekonomi desa yang mandiri dan sejahtera.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Satgas TMMD Kodim 0813/Bojonegoro Percepat Pembangunan Jalan Beton, Tingkatkan Akses Warga Dusun Mundu
BOJONEGORO – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro terus mempercepat pembangunan jalan cor beton di Dusun Mundu, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro. Meski

Koramil Sembalun dan Pengelola Bukit Pergasingan Gelar Aksi Bersih Kawasan Wisata
LOMBOK TIMUR – Koramil 1615-10/Sembalun bersama pengelola Bukit Pergasingan menggelar kegiatan Clean Up di kawasan wisata Bukit Pergasingan, Kabupaten Lombok Timur, Kamis (30/7/2026). Kegiatan ini merupakan bag

Presiden Prabowo Gunakan KA Nusantara Explorer, Dorong Pengembangan Pariwisata Berbasis Kereta Api
BATANG – Presiden Prabowo Subianto menutup rangkaian kunjungan kerjanya di Provinsi Jawa Tengah dengan kembali ke Jakarta menggunakan KA Nusantara Explorer dari Stasiun Batang, Kabupaten Batang, Kamis (30/7/202
