TNI Jemput Bola Layani Kesehatan Warga Pedalaman Papua
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.58

Jakarta -- Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan personel satuan tugas untuk memberikan pelayanan kesehatan secara langsung kepada masyarakat di wilayah pedalaman Papua sepanjang akhir April 2026. Kegiatan ini dilakukan melalui pendekatan jemput bola guna menjangkau warga di daerah terpencil yang memiliki keterbatasan akses layanan medis, sebagai bagian dari komitmen TNI membantu mengatasi kesulitan rakyat di wilayah penugasan.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Aulia Dwi Nasrullah, mengatakan pelayanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan umum, penyuluhan kesehatan, hingga pemberian vitamin bagi anak-anak.
“Pelayanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan umum, penyuluhan kesehatan, pemberian vitamin bagi anak-anak untuk mencegah stunting hingga pengobatan luka ringan,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh sejumlah satuan tugas di berbagai wilayah. Personel Satgas Yonif 200/BN memberikan penyuluhan kesehatan gigi dan kebersihan tangan kepada siswa SD Inpres Mbua di Distrik Mbua. Sementara itu, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti melalui Pos Nume menggelar pengobatan keliling bagi warga Distrik Nume, Kabupaten Puncak Jaya.
Selain itu, Satgas Yonif 711/Raksatama juga memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat di Distrik Bibida, Kabupaten Paniai, serta Satgas Yonif 511/DY yang membagikan obat-obatan dan vitamin gratis di Kampung Wenam, Distrik Pirime, Kabupaten Lanny Jaya.
Aulia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kehadiran negara dalam menjangkau masyarakat di wilayah terpencil.
“Aksi ini menjadi bukti nyata bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat bukan sekadar semboyan, melainkan wujud kehadiran negara hingga ke pelosok negeri,” katanya.
Program pelayanan kesehatan oleh TNI ini dilatarbelakangi oleh kondisi geografis Papua yang memiliki tantangan aksesibilitas tinggi, sehingga sebagian masyarakat masih kesulitan menjangkau fasilitas kesehatan formal. Upaya jemput bola dinilai menjadi solusi efektif untuk memastikan layanan kesehatan dasar tetap tersedia.
Dari sisi dampak, kegiatan ini membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, mencegah penyakit sejak dini, serta memperkuat kesadaran akan pentingnya pola hidup bersih dan sehat. Selain itu, kehadiran TNI juga memperkuat rasa aman dan kepercayaan masyarakat terhadap negara.
Ke depan, TNI memastikan kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai wilayah pedalaman Papua. Langkah ini juga akan diperkuat melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait guna memperluas jangkauan layanan kesehatan bagi masyarakat terpencil.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Landak, Ditargetkan Masuk Tahap III Pembangunan 2026
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kesi

Bappenas dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Papua Melalui RAPPP 2025–2029
MIMIKA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama para gubernur serta bupati dan wali kota se-Tanah Papua menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Rencana Aksi Percepatan Pe

Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke Hadirkan Layanan Kesehatan Door to Door bagi Warga Kampung Wanam
MERAUKE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1707/Merauke tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyaraka
