TNI Gagalkan Pupuk Subsidi Diselundupkan ke Timor Leste
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.56

Satgas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia–Republik Demokratik Timor Leste (Satgas Pamtas RI–RDTL) Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad bersama Satgas BAIS TNI menggagalkan upaya penyelundupan 15 karung pupuk subsidi jenis urea di wilayah perbatasan Indonesia–Timor Leste, tepatnya di Dusun Halimukti, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Sabtu malam 31 Januari 2026. Dalam patroli malam yang digelar menyusul informasi intelijen dan laporan masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan di sekitar jalur sungai perbatasan, personel gabungan menemukan puluhan karung pupuk subsidi yang diduga kuat akan digelapkan ke wilayah Timor Leste dan segera mengamankannya sebagai barang bukti untuk diproses lebih lanjut sesuai ketentuan.
Komandan Pos Silawan Satgas Pamtas Yonarmed 12 Kostrad Letnan Dua Artileri Medan Deddi Prima menjelaskan, penggagalan penyelundupan itu berawal dari perintah Komandan Kompi SSK I untuk menggelar patroli terpadu yang melibatkan Pos Silawan, Pos Damar, dan Pos Motaain setelah diterima informasi adanya aktivitas ilegal di perbatasan Desa Silawan. Dalam pelaksanaan patroli, personel Pos Silawan menerima laporan warga mengenai keberadaan orang dan kendaraan mencurigakan di sekitar jalur sungai yang berbatasan langsung dengan wilayah Timor Leste. “Saat dilakukan penyisiran, personel mendapati dua orang tak dikenal yang membawa karung mencurigakan. Namun, ketika diberikan peringatan, kedua orang tersebut langsung melarikan diri ke arah wilayah Timor Leste melalui jalur sungai dan meninggalkan barang bawaannya,” jelas Letda Arm Deddi Prima.
Dari hasil pemeriksaan di lokasi dan penyisiran lanjutan di sepanjang tepian sungai, prajurit Satgas menemukan total 15 karung pupuk subsidi urea yang disembunyikan di semak-semak dan di beberapa titik jalur air yang sulit dijangkau. Seluruh karung pupuk yang telah dipastikan sebagai pupuk subsidi pemerintah itu segera diamankan ke Pos Silawan untuk keperluan pendataan, pelaporan, dan penanganan lebih lanjut, termasuk koordinasi lanjutan dengan komando atas dan unsur terkait di wilayah Kabupaten Belu. “Seluruh barang bukti kemudian diamankan ke Pos Silawan untuk proses pelaporan dan penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya, memastikan bahwa jalur yang diduga kerap dimanfaatkan untuk upaya penyelundupan akan menjadi fokus pengawasan lebih ketat.
Letda Arm Deddi Prima menegaskan bahwa penggagalan upaya penyelundupan pupuk subsidi ini merupakan wujud nyata komitmen Satgas Pamtas RI–RDTL dalam menjaga kedaulatan negara sekaligus mencegah kebocoran barang subsidi yang sejatinya diperuntukkan bagi petani Indonesia, terutama di kawasan perbatasan. Ia mengingatkan, pupuk subsidi sangat dibutuhkan masyarakat tani sehingga setiap upaya mengalihkan pupuk ke luar negeri akan merugikan petani domestik dan mengganggu kebijakan pemerintah di sektor pertanian. “Pupuk subsidi sangat dibutuhkan oleh masyarakat, khususnya para petani. Kami akan terus meningkatkan patroli serta memperkuat koordinasi dengan seluruh unsur terkait agar upaya penyelundupan di wilayah perbatasan dapat dicegah secara maksimal,” tegas Letda Deddi, yang juga mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam menyampaikan informasi dini kepada aparat di lapangan.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Landak, Ditargetkan Masuk Tahap III Pembangunan 2026
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kesi

Bappenas dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Papua Melalui RAPPP 2025–2029
MIMIKA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama para gubernur serta bupati dan wali kota se-Tanah Papua menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Rencana Aksi Percepatan Pe

Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke Hadirkan Layanan Kesehatan Door to Door bagi Warga Kampung Wanam
MERAUKE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1707/Merauke tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyaraka
