TNI dan Warga Rampungkan Jembatan Aramco di Labuhanbatu Utara, Perkuat Akses Antar Desa
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.58

LABUHANBATU UTARA — Masyarakat bersama prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Kodim 0209/Labuhanbatu menuntaskan pembangunan Jembatan Aramco di Desa Sibito, Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, pada Rabu (22/4/2026). Jembatan sepanjang 5,3 meter tersebut kini telah mencapai progres 100 persen dan difungsikan sebagai akses penghubung utama menuju Desa Rombisan.
Penyelesaian pembangunan dilakukan melalui kerja bakti atau gotong royong antara personel TNI dan masyarakat setempat, dengan fokus pada penyempurnaan konstruksi agar jembatan dapat digunakan secara aman dan optimal.
Kepala Penerangan Kodam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan ini mencerminkan sinergi kuat antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur di daerah.
“Penyelesaian jembatan ini menunjukkan semangat gotong royong antara TNI AD dan masyarakat dalam membangun sarana yang bermanfaat bagi kepentingan bersama,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberadaan jembatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, khususnya bagi warga Desa Sibito dan Desa Rombisan yang selama ini menghadapi keterbatasan akses transportasi.
“Dengan selesainya pembangunan ini, akses masyarakat menjadi lebih mudah dan lancar, terutama dalam menunjang mobilitas serta distribusi hasil pertanian,” kata Asrul.
Secara historis, keterbatasan infrastruktur di wilayah pedesaan kerap menjadi kendala utama dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal. Pembangunan jembatan skala kecil seperti ini menjadi bagian dari upaya percepatan pemerataan pembangunan, khususnya di daerah terpencil.
Dari sisi dampak, kehadiran Jembatan Aramco diperkirakan akan memperlancar arus barang dan jasa, meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, serta mempermudah akses layanan sosial seperti pendidikan dan kesehatan. Infrastruktur ini juga berpotensi menekan biaya logistik yang selama ini menjadi beban bagi warga.
Ke depan, TNI bersama pemerintah daerah berencana terus mendorong pembangunan infrastruktur berbasis kolaborasi dengan masyarakat, guna memperkuat konektivitas wilayah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Landak, Ditargetkan Masuk Tahap III Pembangunan 2026
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kesi

Bappenas dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Papua Melalui RAPPP 2025–2029
MIMIKA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama para gubernur serta bupati dan wali kota se-Tanah Papua menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Rencana Aksi Percepatan Pe

Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke Hadirkan Layanan Kesehatan Door to Door bagi Warga Kampung Wanam
MERAUKE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1707/Merauke tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyaraka
