TNI dan Warga Perbatasan Panen Cabai Bersama, Perkuat Ketahanan Pangan di Malaka
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.57

MALAKA – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–RDTL Sektor Timur dari Yonarmed 12 Kostrad bersama masyarakat menggelar panen cabai di Desa Alas Utara, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, Minggu (5/4/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk sinergi TNI dan warga dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah perbatasan.
Kegiatan panen yang melibatkan personel Pos Ailala tersebut berlangsung secara gotong royong di lahan milik warga. Prajurit TNI turut membantu mulai dari proses pemetikan hingga pengumpulan hasil panen guna mempercepat pekerjaan petani.
Komandan Pos (Danpos) Ailala, Sersan Kepala Dwi Eko Wahyono, mengatakan kehadiran Satgas di tengah masyarakat bertujuan memberikan kontribusi nyata, termasuk di sektor pertanian. “Kami hadir untuk membantu dan mendukung masyarakat, termasuk dalam kegiatan pertanian seperti panen cabai ini. Semoga kebersamaan ini dapat terus terjalin dan memberikan semangat bagi para petani,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan TNI tidak hanya sebatas tugas pengamanan wilayah, tetapi juga mendukung kesejahteraan masyarakat perbatasan melalui berbagai kegiatan sosial dan ekonomi.
Warga Desa Alas Utara menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka menilai kehadiran personel TNI tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga memberikan motivasi dalam meningkatkan produktivitas pertanian.
“Dengan adanya bantuan dari TNI, pekerjaan kami menjadi lebih ringan dan panen bisa lebih cepat selesai,” ujar salah satu warga setempat.
Wilayah perbatasan seperti Kabupaten Malaka memiliki tantangan tersendiri dalam pengembangan sektor pertanian, mulai dari keterbatasan akses hingga minimnya sarana pendukung. Oleh karena itu, kolaborasi antara aparat dan masyarakat menjadi salah satu upaya untuk menjaga ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
Kegiatan ini dinilai berdampak positif bagi masyarakat, terutama dalam memperkuat hubungan sosial serta meningkatkan hasil produksi pertanian. Selain itu, dukungan TNI di sektor non-militer juga menjadi bagian dari upaya pembangunan wilayah perbatasan yang berkelanjutan.
Ke depan, Satgas Yonarmed 12 Kostrad berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan serupa, baik di bidang pertanian maupun sosial kemasyarakatan lainnya, guna mendukung kemandirian dan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Landak, Ditargetkan Masuk Tahap III Pembangunan 2026
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kesi

Bappenas dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Papua Melalui RAPPP 2025–2029
MIMIKA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama para gubernur serta bupati dan wali kota se-Tanah Papua menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Rencana Aksi Percepatan Pe

Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke Hadirkan Layanan Kesehatan Door to Door bagi Warga Kampung Wanam
MERAUKE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1707/Merauke tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyaraka
