TNI dan Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Gantung di Tanggamus, Perkuat Akses dan Ekonomi Desa
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.58

Tanggamus - Personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersama masyarakat bahu-membahu mempercepat pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda Tahap III di Pekon Menggala, Kecamatan Kotaagung Timur, Kabupaten Tanggamus, Lampung, Senin (4/5/2026). Kegiatan pengumpulan material batu dari sungai dilakukan sebagai bagian dari proses penimbunan pondasi guna memastikan konstruksi jembatan kokoh dan tahan lama.
Di tengah medan yang cukup menantang, sinergi antara aparat TNI dan warga terlihat kuat dalam setiap tahapan pekerjaan. Batu-batu yang dikumpulkan langsung dari aliran sungai dimanfaatkan sebagai material utama untuk memperkuat struktur dasar jembatan.
Salah satu personel TNI di lokasi menyatakan bahwa keterlibatan aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam percepatan pembangunan. “Kegiatan ini bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam mendukung kemajuan desa,” ujarnya.
Warga setempat juga menyambut positif kegiatan tersebut. Salah seorang warga Pekon Menggala mengatakan bahwa kehadiran TNI sangat membantu meringankan pekerjaan yang cukup berat. “Kami sangat terbantu dengan kehadiran TNI. Pekerjaan jadi lebih cepat dan kami merasa diperhatikan,” katanya.
Pembangunan jembatan gantung ini merupakan bagian dari upaya pemerataan infrastruktur di wilayah pedesaan, khususnya di daerah yang memiliki keterbatasan akses transportasi. Selama ini, masyarakat di Pekon Menggala harus menghadapi kendala mobilitas, terutama saat musim hujan ketika jalur alternatif sulit dilalui.
Secara historis, pembangunan infrastruktur berbasis gotong royong yang melibatkan TNI telah menjadi bagian dari program pembinaan teritorial, seperti melalui kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Program ini bertujuan mempercepat pembangunan sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Dari sisi dampak, keberadaan jembatan gantung ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Selain itu, akses yang lebih baik juga akan memudahkan masyarakat dalam menjangkau layanan pendidikan dan kesehatan.
Ke depan, pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda Tahap III ditargetkan selesai sesuai rencana dengan tetap mengedepankan kerja sama antara TNI dan masyarakat. Pemerintah daerah bersama TNI akan terus memantau progres pembangunan guna memastikan kualitas konstruksi serta manfaat jangka panjang bagi warga sekitar.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Landak, Ditargetkan Masuk Tahap III Pembangunan 2026
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kesi

Bappenas dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Papua Melalui RAPPP 2025–2029
MIMIKA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama para gubernur serta bupati dan wali kota se-Tanah Papua menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Rencana Aksi Percepatan Pe

Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke Hadirkan Layanan Kesehatan Door to Door bagi Warga Kampung Wanam
MERAUKE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1707/Merauke tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyaraka
