TNI dan Masyarakat Bangun Gereja di Pegunungan Bintang, Wujud Toleransi dan Kebersamaan di Papua
Samuel
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 21 Jul 2026, 16.15

Pegunungan Bintang – Semangat kebersamaan dan gotong royong kembali terlihat di wilayah pedalaman Papua. Prajurit TNI bersama masyarakat bahu-membahu membangun tempat ibadah yang lebih layak bagi warga di Kampung Tomka, Distrik Oksamol, Kabupaten Pegunungan Bintang.
Pembangunan gereja tersebut dilakukan oleh Koops Swasembada melalui Satgas Pamtas RI–PNG Statis Yonif 753/AVT bersama masyarakat setempat. Kehadiran TNI tidak hanya bertugas menjaga keamanan wilayah perbatasan, tetapi juga membantu meningkatkan kualitas kehidupan sosial dan spiritual masyarakat di daerah terpencil.
Selama ini, warga Kampung Tomka hanya menggunakan bangunan darurat sebagai tempat beribadah. Kondisinya yang sederhana dan kapasitas yang terbatas membuat sebagian jemaat harus berdiri di luar, terutama saat perayaan hari besar keagamaan.
Melihat kondisi tersebut, prajurit TNI bersama warga kemudian memulai pembangunan dan renovasi gereja agar masyarakat dapat beribadah dengan lebih nyaman. Proses pembangunan dilakukan secara gotong royong, di mana prajurit dan masyarakat bekerja bersama untuk mewujudkan rumah ibadah yang lebih layak.
Berkat kerja sama tersebut, gereja yang sebelumnya hanya mampu menampung puluhan jemaat kini telah berubah menjadi tempat ibadah yang lebih luas dan representatif, sehingga dapat menampung ratusan orang.
Peresmian Gereja Okbon sendiri telah dilaksanakan pada Sabtu, 28 Februari 2026, dan dihadiri oleh Pangkogabwilhan III Letjen TNI Bambang Trisnohadi, S.I.P.
Pendeta Kampung Tomka, Wilson Kahang, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan TNI kepada masyarakat setempat.
“Kami sangat bersyukur. Bagi kami, TNI bukan hanya menjaga perbatasan, tetapi juga menjadi bagian dari keluarga masyarakat di sini. Terima kasih kepada Bapak TNI yang telah membantu menyediakan tempat ibadah yang layak bagi kami untuk berdoa,” ujarnya.
Kehadiran TNI di tengah masyarakat Papua diharapkan tidak hanya menjaga stabilitas wilayah, tetapi juga memperkuat kebersamaan, toleransi, serta membangun masa depan Papua yang lebih damai dan sejahtera.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Prabowo Bangga Indonesia Mulai Bangun Mobil Nasional, Tegaskan RI Tak Boleh Hanya Jadi Pasar
Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyatakan kebanggaannya atas dimulainya langkah Indonesia membangun industri mobil nasional sebagai bagian dari percepatan industrialisasi dan hilirisasi. Pernyataan itu dis

Perhutani dan TNI Perkuat Sinergi Jaga Kelestarian Hutan Jati di Rembang
REMBANG – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kebonharjo bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar patroli terpadu dan monitoring kawasan hutan jati di Petak 98 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Tero

Presiden Prabowo Tekankan Peran Perguruan Tinggi dalam Menyiapkan SDM untuk Industri Strategis
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan perguruan tinggi di Indonesia untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul yang mampu memenuhi kebutuhan percepatan industrialisasi nasional. Arahan ter
