TNI Bekali Awardee LPDP di Halim, Fokus Penguatan Mental dan Disiplin
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.58

Jakarta – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) terlibat dalam program Persiapan Keberangkatan (PK) bagi penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan yang digelar pada 4–9 Mei 2026 di Lanud Halim Perdanakusuma. Program ini ditujukan untuk membekali calon mahasiswa jenjang magister (S2) dan doktor (S3) sebelum menjalani studi, baik di dalam maupun luar negeri.
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispen AU) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana mengatakan keterlibatan TNI AU merupakan bentuk fasilitasi atas permintaan penyelenggara program. “Benar bahwa TNI Angkatan Udara memfasilitasi pelaksanaan program Persiapan Keberangkatan yang diselenggarakan oleh LPDP di Lanud Halim Perdanakusuma,” ujarnya, Senin (4/5/2026).
Ia menjelaskan materi yang diberikan dalam kegiatan tersebut difokuskan pada pembentukan karakter dan kesiapan nonakademik peserta. “Materi yang diberikan difokuskan pada penguatan kesiapan mental, kedisiplinan, kepemimpinan, cinta tanah air, serta pembentukan karakter,” kata Nyoman.
Sementara itu, Kepala Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP M Lukmanul Hakim menegaskan bahwa program PK bukan hal baru dalam skema beasiswa pemerintah. “Kegiatan PK ini telah dilaksanakan sejak awal program beasiswa LPDP digulirkan dan menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan penerima beasiswa, baik secara akademik maupun nonakademik,” ujarnya.
Menurutnya, pembekalan tersebut bertujuan membentuk tanggung jawab penerima beasiswa sebagai representasi negara. “PK bertujuan untuk membekali penerima beasiswa dengan penguatan karakter, nilai kebangsaan, kepemimpinan, etika, serta kesiapan mental dan sosial,” kata Lukmanul.
Program Persiapan Keberangkatan merupakan tahapan wajib dalam skema beasiswa LPDP yang telah berjalan sejak lembaga ini dibentuk pada 2012 di bawah Kementerian Keuangan. Selama ini, materi pembekalan melibatkan berbagai institusi, mulai dari akademisi, praktisi, hingga instansi pemerintah, sebagai upaya memastikan awardee mampu beradaptasi dengan lingkungan studi global.
Pelibatan TNI dalam pembekalan ini mencerminkan penekanan pemerintah terhadap aspek kedisiplinan dan wawasan kebangsaan, terutama di tengah meningkatnya jumlah pelajar Indonesia yang menempuh pendidikan di luar negeri. Selain itu, langkah ini juga diharapkan dapat meminimalkan risiko gegar budaya (culture shock) serta memperkuat komitmen kontribusi lulusan terhadap pembangunan nasional.
Dari sisi dampak, program ini berpotensi meningkatkan kesiapan mental dan daya tahan adaptasi mahasiswa Indonesia di lingkungan internasional, sekaligus memperkuat karakter kepemimpinan. Namun, pelibatan institusi militer juga menjadi perhatian publik terkait proporsi materi yang diberikan dalam konteks pendidikan sipil.
Ke depan, LPDP menyatakan akan terus menyempurnakan kurikulum pembekalan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Pemerintah juga membuka ruang evaluasi terhadap pelaksanaan program guna memastikan efektivitasnya dalam mendukung kualitas sumber daya manusia Indonesia di tingkat global.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Landak, Ditargetkan Masuk Tahap III Pembangunan 2026
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kesi

Bappenas dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Papua Melalui RAPPP 2025–2029
MIMIKA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama para gubernur serta bupati dan wali kota se-Tanah Papua menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Rencana Aksi Percepatan Pe

Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke Hadirkan Layanan Kesehatan Door to Door bagi Warga Kampung Wanam
MERAUKE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1707/Merauke tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyaraka
