TNI AL Perkuat Pengawasan Maritim di Sungai Kakap, Dampingi Kunjungan Bupati Kubu Raya
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.58

Kubu Raya Sujiwo -- Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) XII melalui Komandan Pos TNI AL (Danposal) Sungai Kakap Letda Laut (T) Akhmad Khabibullah meningkatkan pengawasan dan pembinaan masyarakat maritim saat mendampingi kunjungan kerja Bupati Kubu Raya Sujiwo di Sungai Kakap, Kalimantan Barat, Selasa (21/4/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan keamanan pelayaran serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat pesisir, khususnya sektor perikanan.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau sejumlah titik strategis seperti SPBN, pasar, dan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sungai Kakap. Kehadiran TNI AL menjadi bagian dari sinergi dengan pemerintah daerah dalam memantau langsung aktivitas masyarakat. Selain itu, personel Posal juga melakukan komunikasi sosial dengan nelayan serta pengawasan bongkar muat kapal angkutan sungai di rute Sungai Kakap–Sepok Laut.
Komandan Pos TNI AL Sungai Kakap Letda Laut (T) Akhmad Khabibullah menegaskan pentingnya peran aparat dalam menjaga keselamatan pelayaran. “Kami mengimbau masyarakat nelayan agar selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut, tidak membawa muatan berlebihan, serta memastikan kelengkapan alat keselamatan seperti pelampung,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Kubu Raya Sujiwo menyampaikan bahwa kehadiran TNI AL memberikan dukungan nyata bagi pemerintah daerah dalam pengawasan wilayah pesisir. “Sinergi ini penting untuk memastikan aktivitas ekonomi masyarakat berjalan aman dan lancar, terutama di sektor perikanan yang menjadi tumpuan warga,” katanya.
Wilayah Sungai Kakap dikenal sebagai salah satu pusat aktivitas perikanan dan transportasi sungai di Kalimantan Barat. Tingginya mobilitas kapal nelayan dan angkutan barang menjadikan kawasan ini rawan terhadap risiko kecelakaan laut serta pelanggaran keselamatan pelayaran. Oleh karena itu, pengawasan rutin dan pembinaan masyarakat maritim menjadi langkah strategis untuk meminimalisir potensi risiko tersebut.
Dari sisi dampak, penguatan pengawasan oleh TNI AL dinilai dapat meningkatkan rasa aman bagi nelayan dan pelaku usaha, sekaligus menjaga kelancaran distribusi hasil perikanan. Hal ini berkontribusi pada stabilitas ekonomi lokal dan mendukung ketahanan maritim nasional di wilayah pesisir.
Ke depan, Kodaeral XII bersama pemerintah daerah akan terus meningkatkan koordinasi dan intensitas patroli serta pembinaan masyarakat pesisir. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat keselamatan pelayaran, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap aturan maritim, serta mendukung pengembangan sektor perikanan yang berkelanjutan.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Landak, Ditargetkan Masuk Tahap III Pembangunan 2026
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kesi

Bappenas dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Papua Melalui RAPPP 2025–2029
MIMIKA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama para gubernur serta bupati dan wali kota se-Tanah Papua menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Rencana Aksi Percepatan Pe

Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke Hadirkan Layanan Kesehatan Door to Door bagi Warga Kampung Wanam
MERAUKE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1707/Merauke tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyaraka
