TNI AL Laksanakan Fogging di Sorong, Antisipasi Penyebaran DBD dan Malaria
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.57

SORONG — TNI Angkatan Laut melalui Komando Daerah TNI AL XIV (Kodaeral XIV) Sorong melaksanakan kegiatan fogging atau pengasapan di Komplek Perumahan TNI AL Wiratno, Jalan Jenderal Sudirman, Sorong, Papua Barat Daya, Sabtu (11/4/2026), guna mencegah penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan malaria di lingkungan prajurit dan masyarakat.
Kegiatan yang dikoordinasikan oleh Dinas Kesehatan Kodaeral XIV ini diawali dengan imbauan kepada seluruh penghuni untuk mengamankan anggota keluarga, makanan, serta hewan peliharaan sebelum pelaksanaan fogging. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan selama proses pengasapan berlangsung.
Komandan Kodaeral XIV Sorong, Laksamana Muda TNI Djatmoko, menegaskan pentingnya keterlibatan aktif seluruh elemen dalam pencegahan penyakit berbasis lingkungan. “Kami mengimbau seluruh prajurit dan warga agar berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan serta melaksanakan program 3M, yaitu menguras, mengubur, dan menutup tempat penampungan air,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan fogging merupakan bagian dari program kerja Dinas Kesehatan Kodaeral XIV dalam memberantas nyamuk sebagai vektor penyakit. Upaya ini diharapkan mampu melindungi prajurit dan keluarga dari ancaman penyakit yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. “Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh prajurit dan keluarga besar terhindar dari ancaman DBD dan malaria sehingga dapat beraktivitas dengan aman,” kata Djatmoko.
Secara nasional, penyakit DBD dan malaria masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, terutama di wilayah tropis seperti Papua Barat Daya yang memiliki kondisi lingkungan mendukung perkembangbiakan nyamuk. Pemerintah selama ini mendorong pendekatan preventif melalui gerakan pemberantasan sarang nyamuk serta peningkatan kesadaran masyarakat.
Dari sisi dampak, kegiatan fogging dinilai mampu menekan populasi nyamuk dewasa dalam jangka pendek, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Namun, efektivitas jangka panjang tetap bergantung pada konsistensi penerapan pola hidup bersih dan sehat oleh masyarakat.
Sebagai tindak lanjut, Kodaeral XIV Sorong akan terus melaksanakan program pencegahan secara berkala, termasuk edukasi kesehatan dan pemantauan lingkungan. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan hunian yang sehat serta menekan risiko wabah penyakit di wilayah Sorong dan sekitarnya.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Landak, Ditargetkan Masuk Tahap III Pembangunan 2026
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kesi

Bappenas dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Papua Melalui RAPPP 2025–2029
MIMIKA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama para gubernur serta bupati dan wali kota se-Tanah Papua menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Rencana Aksi Percepatan Pe

Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke Hadirkan Layanan Kesehatan Door to Door bagi Warga Kampung Wanam
MERAUKE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1707/Merauke tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyaraka
