TNI AL Klaim Selamatkan 25 Juta Jiwa dari Peredaran Narkoba Lewat Operasi Laut Sepanjang 2025
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.59

JAKARTA — TNI Angkatan Laut (TNI AL) menyatakan berhasil menyelamatkan sekitar 25 juta jiwa masyarakat Indonesia melalui pengungkapan dan penggagalan penyelundupan narkoba di wilayah perairan selama 2025. Keberhasilan tersebut dicapai melalui operasi patroli laut dan sinergi lintas lembaga dalam memberantas jaringan peredaran narkotika internasional.
Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) RI Laksamana Madya TNI Denih Hendrata mengatakan keberhasilan pengungkapan kasus narkoba tidak terlepas dari kerja sama antara TNI AL dengan berbagai instansi penegak hukum dan masyarakat.
“Keberhasilan ini tidak terlepas dari sinergi dan kolaborasi yang solid antara TNI Angkatan Laut dengan Bea Cukai, Polri, Bakamla RI, pemerintah daerah, instansi terkait lainnya, serta masyarakat,” ujar Denih dalam jumpa pers di Markas Koarmada RI, Jakarta, Selasa (13/5/2026).
Dalam pemaparannya, Denih menjelaskan capaian terbesar pengungkapan penyelundupan narkoba terjadi pada Juni 2025. Dari operasi tersebut, jumlah narkoba yang berhasil diamankan diperkirakan mampu menyelamatkan sekitar 24.488.162 jiwa dari potensi penyalahgunaan narkotika.
“Jumlah narkoba yang diamankan diperkirakan berhasil menyelamatkan jiwa sebanyak 24.488.162 orang,” katanya.
Menurut Denih, jaringan penyelundup narkoba menggunakan berbagai modus untuk memasukkan barang haram ke wilayah Indonesia, mulai dari memanfaatkan pelabuhan kecil yang minim pengawasan hingga melakukan transaksi di tengah laut menggunakan kapal-kapal tertentu.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, TNI AL mengerahkan unsur Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral), Pangkalan TNI AL (Lanal), hingga pos-pos pengawasan laut di berbagai wilayah Indonesia guna meningkatkan patroli dan pengawasan perairan strategis.
Denih menegaskan operasi patroli laut masih terus berlangsung hingga 2026. Hingga pertengahan tahun ini, TNI AL mencatat pengungkapan kasus narkoba yang diperkirakan telah menyelamatkan 6.715 jiwa masyarakat.
Selain itu, Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut (Puspenerbal) juga turut berkontribusi dalam operasi pemberantasan narkoba dengan capaian penyelamatan sekitar 51.588 jiwa selama 2026.
Indonesia selama ini menjadi salah satu negara yang rawan dijadikan jalur transit maupun pasar narkotika internasional karena memiliki wilayah laut yang luas dan jalur pelayaran yang padat. Pemerintah dan aparat keamanan terus memperkuat pengawasan maritim guna menekan masuknya narkoba melalui jalur laut.
Peningkatan operasi patroli laut dinilai tidak hanya penting dalam menjaga keamanan perairan nasional, tetapi juga berdampak langsung terhadap perlindungan generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika yang dapat merusak kesehatan, produktivitas, dan stabilitas sosial masyarakat.
Denih memastikan TNI AL akan terus meningkatkan kemampuan deteksi dini dan pengawasan wilayah laut untuk mempersempit ruang gerak jaringan penyelundupan narkoba internasional.
“Kami akan terus meningkatkan kesiapsiagaan operasi, deteksi dini, cegah dini, dan tindak tegas terhadap setiap bentuk pelanggaran hukum dan kejahatan maritim di wilayah perairan Indonesia,” ujarnya.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Landak, Ditargetkan Masuk Tahap III Pembangunan 2026
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kesi

Bappenas dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Papua Melalui RAPPP 2025–2029
MIMIKA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama para gubernur serta bupati dan wali kota se-Tanah Papua menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Rencana Aksi Percepatan Pe

Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke Hadirkan Layanan Kesehatan Door to Door bagi Warga Kampung Wanam
MERAUKE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1707/Merauke tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyaraka
