TNI AL Bersihkan Rumah Roboh dan Amankan Gereja Terdampak Gempa di Sulawesi Tengah
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 19.00

Satgas Penanggulangan Bencana Lanal Palu Turun Langsung Bantu Warga di Kabupaten Sigi
SIGI — Personel TNI Angkatan Laut dari Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana Alam Kodaeral VI melalui Komando Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Palu terus melakukan penanganan pascagempa bumi yang mengguncang Sulawesi Tengah. Pada Rabu malam (17/6/2026), prajurit TNI AL membersihkan puing-puing rumah warga yang roboh serta mengamankan struktur bangunan gereja yang berpotensi membahayakan masyarakat di Desa Uenuni, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari respons cepat TNI AL dalam membantu masyarakat terdampak gempa yang menyebabkan kerusakan sejumlah rumah dan fasilitas umum di wilayah tersebut. Personel Satgas diterjunkan langsung ke lokasi untuk mempercepat pemulihan lingkungan dan mengurangi risiko keselamatan bagi warga.
Di lokasi terdampak, personel TNI AL membersihkan material bangunan yang runtuh, mulai dari bata, kayu, hingga rangka besi yang menutupi akses jalan dan area permukiman. Proses evakuasi puing dilakukan secara hati-hati guna memastikan tidak ada barang berharga milik warga yang tertinggal atau tertimbun di bawah reruntuhan.
Selain membantu membersihkan rumah warga yang roboh, tim juga menangani kondisi pagar bangunan Gereja Kebangunan Kalam Allah (GKKA) yang mengalami kemiringan parah akibat guncangan gempa. Struktur pagar yang tidak stabil dinilai berpotensi roboh dan membahayakan rumah-rumah warga di sekitarnya.
Melihat kondisi tersebut, personel Satgas segera melakukan pembongkaran pagar yang rawan ambruk untuk mencegah terjadinya korban akibat kerusakan susulan.
Komandan Lanal Palu, Kolonel Marinir M. Ali Wardhana, mengatakan kehadiran TNI AL di tengah masyarakat yang terdampak bencana merupakan bagian dari tugas kemanusiaan dan pengabdian kepada bangsa.
"Bagi TNI Angkatan Laut, tugas kami tidak hanya berhenti pada menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah perairan. Lebih dari itu, kami adalah bagian dari masyarakat itu sendiri. Ketika saudara-saudara kita tertimpa musibah, maka penderitaan mereka adalah penderitaan kami juga," ujar Ali Wardhana.
Ia menegaskan bahwa TNI AL berkomitmen hadir secara cepat dan bekerja maksimal untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.
"Kewajiban kami untuk hadir paling depan, paling cepat, dan bekerja sekuat tenaga untuk meringankan beban mereka," katanya.
Ali Wardhana juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk memperkuat semangat gotong royong dalam proses pemulihan pascabencana.
"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk bergandengan tangan, karena kekuatan terbesar kita dalam bangkit dari bencana adalah persatuan dan gotong royong kita semua," tambahnya.
Gempa bumi yang mengguncang Sulawesi Tengah dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan kerusakan pada sejumlah bangunan rumah, fasilitas umum, dan tempat ibadah di beberapa wilayah, khususnya Kabupaten Sigi dan daerah sekitarnya. Pemerintah daerah bersama TNI, Polri, BNPB, BPBD, serta berbagai instansi terkait terus melakukan pendataan dan penanganan terhadap dampak bencana tersebut.
Kehadiran Satgas Penanggulangan Bencana TNI AL tidak hanya membantu mempercepat proses pembersihan lingkungan, tetapi juga memberikan rasa aman bagi masyarakat yang masih menghadapi ancaman kerusakan bangunan dan gempa susulan. Langkah cepat tersebut dinilai penting untuk mempercepat proses pemulihan aktivitas warga dan meminimalkan risiko kecelakaan akibat bangunan yang rusak.
Hingga saat ini, Tim Satgas Penanggulangan Bencana Alam TNI AL Kodaeral VI Lanal Palu masih disiagakan di lapangan untuk memantau perkembangan situasi, membantu pembersihan lokasi terdampak, serta menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan masyarakat. Seluruh kegiatan dilakukan dengan mengutamakan keselamatan personel dan warga agar proses penanganan bencana berjalan efektif dan aman.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Landak, Ditargetkan Masuk Tahap III Pembangunan 2026
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kesi

Bappenas dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Papua Melalui RAPPP 2025–2029
MIMIKA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama para gubernur serta bupati dan wali kota se-Tanah Papua menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Rencana Aksi Percepatan Pe

Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke Hadirkan Layanan Kesehatan Door to Door bagi Warga Kampung Wanam
MERAUKE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1707/Merauke tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyaraka
