TNI AL Amankan 21 Pelaku Kejahatan di Belawan, Respons Cepat Atasi Keresahan Warga
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.58

Belawan -- Prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) mengamankan 21 terduga pelaku kejahatan di wilayah Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara, dalam operasi yang digelar pada Kamis (23/4/2026). Penindakan ini dilakukan sebagai respons atas meningkatnya keresahan masyarakat akibat maraknya aksi kriminal di kawasan tersebut.
Kepala Dinas Penerangan Kodaeral I, Kolonel Laut (P) Wahyu Kurniawan, menyatakan seluruh pelaku diamankan dalam operasi terukur yang melibatkan personel di lapangan. “Selama kegiatan yang digelar ini sebanyak 21 orang diamankan. Di antaranya 13 diserahkan ke Polres Belawan dan 8 orang dipulangkan kepada keluarga,” ujarnya kepada wartawan.
Wahyu menegaskan, operasi tersebut merupakan bentuk komitmen TNI AL dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah pesisir yang dinilai rawan tindak kejahatan. “Setiap ancaman terhadap keamanan masyarakat akan kami hadapi dengan tindakan tegas dan terukur,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, TNI AL juga tetap menjalin koordinasi dengan aparat kepolisian guna memastikan proses penanganan berjalan sesuai ketentuan. “Kami tetap koordinasi bersama Polri untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” tambahnya.
Belawan selama ini dikenal sebagai salah satu kawasan strategis pelabuhan di Sumatera Utara dengan aktivitas ekonomi tinggi, namun juga kerap menghadapi persoalan kriminalitas seperti pencurian, begal, dan gangguan keamanan lainnya. Kondisi ini mendorong dilakukannya langkah cepat guna menciptakan rasa aman bagi masyarakat.
Penindakan terhadap puluhan pelaku kejahatan tersebut dinilai memberikan dampak langsung berupa peningkatan rasa aman dan kepercayaan masyarakat terhadap aparat di lapangan. Selain itu, langkah ini juga diharapkan dapat menekan angka kriminalitas di wilayah pesisir yang menjadi jalur vital aktivitas ekonomi.
Ke depan, TNI AL menyatakan akan terus meningkatkan patroli dan operasi keamanan di wilayah rawan, serta memperkuat sinergi dengan kepolisian dan pemerintah daerah guna menjaga stabilitas keamanan secara berkelanjutan.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Landak, Ditargetkan Masuk Tahap III Pembangunan 2026
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kesi

Bappenas dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Papua Melalui RAPPP 2025–2029
MIMIKA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama para gubernur serta bupati dan wali kota se-Tanah Papua menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Rencana Aksi Percepatan Pe

Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke Hadirkan Layanan Kesehatan Door to Door bagi Warga Kampung Wanam
MERAUKE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1707/Merauke tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyaraka
