TNI AD dan Kemenko Pangan Perkuat Sinergi Pengelolaan Sampah Nasional
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.58

JAKARTA, 5 Mei 2026 — Kepala Staf Angkatan Darat Maruli Simanjuntak menerima kunjungan Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kementerian Koordinator Bidang Pangan Nani Hendiarti di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Selasa (5/5/2026), untuk membahas percepatan implementasi pengelolaan sampah nasional. Pertemuan ini menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menangani persoalan sampah yang semakin kompleks.
Dalam pertemuan tersebut, Maruli menyatakan kesiapan TNI Angkatan Darat untuk mendukung program pemerintah, khususnya dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa isu sampah tidak hanya berkaitan dengan kebersihan lingkungan, tetapi juga berdampak pada sektor strategis lain. “Pengelolaan sampah tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga berkaitan dengan ketahanan energi dan ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Nani Hendiarti menyampaikan apresiasi atas komitmen TNI AD dalam mendukung program nasional di bidang lingkungan. Menurutnya, peran TNI AD melalui satuan kewilayahan memiliki nilai strategis dalam memperkuat edukasi dan implementasi pengelolaan sampah di masyarakat. “Keterlibatan TNI AD sangat penting, terutama dalam mendorong edukasi dan pengelolaan sampah berbasis masyarakat di berbagai daerah,” katanya.
Kedua pihak juga membahas peluang kerja sama konkret, termasuk penguatan edukasi lingkungan, pengembangan sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat, serta optimalisasi fasilitas pengolahan sampah di berbagai wilayah. Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penanganan sampah dari tingkat lokal hingga nasional.
Secara nasional, pengelolaan sampah masih menjadi tantangan besar dengan meningkatnya volume sampah seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi. Pemerintah selama ini mendorong pendekatan terpadu, termasuk pengurangan sampah dari sumber, daur ulang, serta pemanfaatan sampah menjadi energi alternatif.
Dari sisi dampak, kolaborasi antara TNI AD dan pemerintah diharapkan dapat mempercepat perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah, meningkatkan kebersihan lingkungan, serta mendukung ketahanan energi melalui pemanfaatan sampah sebagai sumber energi. Selain itu, pendekatan berbasis komunitas dinilai dapat memperkuat keberlanjutan program di tingkat daerah.
Ke depan, kerja sama ini akan ditindaklanjuti melalui program edukasi terpadu, penguatan fasilitas pengolahan sampah, serta koordinasi lintas kementerian dan lembaga guna memastikan pengelolaan sampah nasional berjalan lebih efektif, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Landak, Ditargetkan Masuk Tahap III Pembangunan 2026
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kesi

Bappenas dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Papua Melalui RAPPP 2025–2029
MIMIKA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama para gubernur serta bupati dan wali kota se-Tanah Papua menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Rencana Aksi Percepatan Pe

Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke Hadirkan Layanan Kesehatan Door to Door bagi Warga Kampung Wanam
MERAUKE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1707/Merauke tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyaraka
