TMMD Sleman Bangun Rumah Layak Huni, Warga Rasakan Dampak Nyata Program TNI
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.58

SLEMAN, 28 April 2026 — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 yang dilaksanakan Kodim 0732 Sleman mulai menunjukkan hasil di lapangan. Salah satunya pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga bernama Kasdi di wilayah Tobayan, Sumberejo, Minggir, Sleman, yang kini telah memasuki tahap penyelesaian.
Rumah yang sebelumnya dalam kondisi tidak layak huni tersebut kini telah berdiri dengan struktur permanen, dilengkapi dinding kokoh dan atap yang terpasang rapi. Pembangunan ini merupakan bagian dari sasaran fisik program TMMD yang difokuskan pada peningkatan kualitas infrastruktur dasar masyarakat desa.
Komandan Kodim 0732/Sleman, Reindi Trisetyo Nugroho, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen TNI dalam membantu masyarakat kurang mampu. “Pembangunan RTLH ini diharapkan dapat memberikan kehidupan yang lebih baik bagi warga penerima bantuan,” ujarnya.
Menurutnya, program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga bertujuan memperkuat kesejahteraan sosial masyarakat di wilayah pedesaan. Kegiatan ini melibatkan kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat dalam pelaksanaannya.
Secara historis, TMMD merupakan program lintas sektoral yang telah berjalan selama puluhan tahun sebagai bagian dari upaya percepatan pembangunan di daerah, khususnya wilayah tertinggal. Fokus kegiatan meliputi pembangunan infrastruktur, perbaikan rumah warga, serta pemberdayaan masyarakat.
Dampak dari pembangunan RTLH ini dirasakan langsung oleh penerima manfaat, terutama dalam peningkatan kualitas hidup dan kesehatan lingkungan. Rumah yang layak huni dinilai penting untuk mendukung kesejahteraan keluarga serta mengurangi risiko penyakit akibat kondisi tempat tinggal yang tidak memadai.
Selain itu, program ini juga mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa, sekaligus memperkuat hubungan antara TNI dan warga. Keterlibatan langsung aparat dalam kegiatan sosial dinilai meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi negara.
Ke depan, Kodim 0732/Sleman menyatakan akan terus melanjutkan program TMMD dengan menyasar kebutuhan prioritas masyarakat, termasuk pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas hunian. Evaluasi berkala juga akan dilakukan untuk memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Landak, Ditargetkan Masuk Tahap III Pembangunan 2026
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kesi

Bappenas dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Papua Melalui RAPPP 2025–2029
MIMIKA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama para gubernur serta bupati dan wali kota se-Tanah Papua menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Rencana Aksi Percepatan Pe

Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke Hadirkan Layanan Kesehatan Door to Door bagi Warga Kampung Wanam
MERAUKE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1707/Merauke tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyaraka
