TMMD Sengkuyung Tahap II Genjot Infrastruktur Desa, Percepat Akses Ekonomi di Sejumlah Wilayah Jateng
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 27 Jul 2026, 14.40

Semarang -- Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II tahun 2026 resmi dilaksanakan di sejumlah kabupaten di Jawa Tengah, Rabu (22/4/2026), dengan fokus pembangunan infrastruktur jalan desa dan kegiatan pemberdayaan masyarakat. Program ini melibatkan TNI, pemerintah daerah, dan warga setempat guna mempercepat konektivitas wilayah serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat pedesaan.
Kepala Desa Jatirunggo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, Fauzan, menyampaikan bahwa betonisasi jalan penghubung antarkecamatan di Dusun Kunci Putih akan berdampak signifikan terhadap aktivitas ekonomi warga. “Betonisasi jalan itu nantinya akan memperlancar arus lalu lintas dari Pringapus menuju wilayah Tuntang dan Bringin, tepatnya menghubungkan Desa Ngajaran dan Jatirunggo,” ujarnya usai pembukaan TMMD.
Sementara itu, Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, menegaskan keberhasilan TMMD tidak hanya bergantung pada TNI dan pemerintah. “Tidak kalah penting adalah dukungan masyarakat desa secara penuh,” katanya. Ia berharap hasil pembangunan dapat mendorong kemajuan dan kesejahteraan warga secara berkelanjutan.
Perwira Seksi Teritorial Kodim 0714, Kapten CZi Sujadi, menjelaskan pekerjaan betonisasi jalan di lokasi tersebut memiliki panjang 748 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 15 cm. “Total target volume 336,6 meter kubik,” ujarnya. Selain pembangunan fisik, kegiatan nonfisik seperti penyuluhan bela negara, kesehatan, dan pelayanan administrasi kependudukan juga dilaksanakan selama 30 hari hingga 21 Mei 2026.
Program serupa juga dilaksanakan di sejumlah daerah lain di Jawa Tengah. Di Kabupaten Jepara, TMMD membangun jalan rabat beton serta merehabilitasi rumah tidak layak huni. Bupati Jepara, Witiarso Utomo, menekankan pentingnya pemerataan pembangunan hingga ke desa. “Pembangunan harus menyentuh akar rumput, harus terasa hingga teras-teras rumah warga desa,” ujarnya.
Di Kabupaten Kendal, pembangunan jalan sepanjang 700 meter disambut positif warga. Salah satu warga, Munif, menyatakan program tersebut akan mempercepat akses ekonomi. “Tentunya saya bersama warga lainnya sangat bahagia dengan adanya program ini,” katanya. Sementara di Kabupaten Pati dan Rembang, TMMD juga mencakup pembangunan jalan, jembatan, sumur pertanian, hingga kegiatan penghijauan dan penyuluhan sosial.
TMMD merupakan program lintas sektoral yang telah berjalan selama puluhan tahun sebagai bagian dari strategi percepatan pembangunan desa, khususnya di wilayah yang masih memiliki keterbatasan infrastruktur. Program ini mengintegrasikan pembangunan fisik dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui edukasi dan pemberdayaan masyarakat.
Dari sisi dampak, pembangunan akses jalan diyakini akan menurunkan biaya logistik, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta membuka akses menuju kawasan industri dan pusat ekonomi. Selain itu, kegiatan nonfisik berpotensi meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, pendidikan, dan ketahanan sosial.
Pemerintah daerah bersama TNI memastikan program TMMD akan terus dievaluasi dan dikembangkan. Ke depan, sinergi lintas sektor akan diperkuat untuk memastikan keberlanjutan pembangunan desa, termasuk melalui penganggaran APBD dan dukungan pemerintah provinsi guna memperluas jangkauan program di wilayah lain.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Landak, Ditargetkan Masuk Tahap III Pembangunan 2026
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kesi

Bappenas dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Papua Melalui RAPPP 2025–2029
MIMIKA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama para gubernur serta bupati dan wali kota se-Tanah Papua menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Rencana Aksi Percepatan Pe

Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke Hadirkan Layanan Kesehatan Door to Door bagi Warga Kampung Wanam
MERAUKE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1707/Merauke tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyaraka
