TMMD ke-128 Resmi Dibuka di Abdya, Percepat Pembangunan Desa dan Penguatan Ekonomi Wargak “Rising Lion” di Reruntuhan RS Indonesia Gaza
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.58

Gampong Gunong Cut -- Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun 2026 resmi dimulai di Gampong Gunong Cut, Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya, Rabu (22/4/2026). Pembukaan kegiatan yang dipusatkan di lapangan sepak bola desa tersebut dipimpin oleh Wakil Bupati Aceh Barat Daya Zaman Akli sebagai inspektur upacara, dengan melibatkan jajaran TNI dari Kodim 0110 Abdya serta unsur pemerintah daerah dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Zaman Akli menyampaikan apresiasi atas peran aktif TNI dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan. “TMMD ini sebagai wujud nyata pengabdian TNI kepada masyarakat. Program ini bukan hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi juga bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program tersebut.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa TMMD merupakan program terpadu yang menyasar pembangunan infrastruktur sekaligus pemberdayaan masyarakat. “Melalui program ini, kita tidak hanya membangun jalan, jembatan, dan fasilitas umum, tetapi juga membangun semangat gotong royong serta memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat,” kata Zaman Akli. Ia juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung pelaksanaan program.
Secara historis, TMMD merupakan program rutin yang dilaksanakan TNI bersama pemerintah untuk mempercepat pembangunan di daerah tertinggal, terisolasi, dan perdesaan. Program ini menggabungkan kegiatan fisik seperti pembangunan infrastruktur dasar dengan kegiatan nonfisik berupa penyuluhan, pembinaan sosial, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Pelaksanaan TMMD ke-128 di Aceh Barat Daya diharapkan dapat membuka akses wilayah, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa. Dampaknya tidak hanya pada peningkatan infrastruktur, tetapi juga pada penguatan ketahanan sosial dan peningkatan kesejahteraan masyarakat berbasis potensi lokal.
Pemerintah daerah menilai keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat. Selain itu, kondisi keamanan dan ketertiban juga menjadi faktor penting agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan optimal dan tepat sasaran.
Sebagai tindak lanjut, pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya bersama TNI akan memastikan seluruh target pembangunan dalam TMMD ke-128 dapat diselesaikan sesuai rencana. Program ini dijadwalkan berlangsung selama beberapa pekan ke depan, dengan evaluasi berkala untuk memastikan manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Landak, Ditargetkan Masuk Tahap III Pembangunan 2026
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kesi

Bappenas dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Papua Melalui RAPPP 2025–2029
MIMIKA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama para gubernur serta bupati dan wali kota se-Tanah Papua menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Rencana Aksi Percepatan Pe

Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke Hadirkan Layanan Kesehatan Door to Door bagi Warga Kampung Wanam
MERAUKE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1707/Merauke tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyaraka
