TMMD Ke-128 Kodim Malinau Rampungkan Jalan, Jembatan hingga Rumah Singgah di Wilayah Perbatasan
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.59

MALINAU — Kodim 0910/Malinau bersama Korem 092/Maharajalila berhasil menyelesaikan berbagai pembangunan fasilitas umum dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara.
Penutupan program TMMD digelar di Lapangan Sepak Bola Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kamis (21/5/2026), dan dipimpin langsung oleh Danrem 092/Maharajalila, Mohammad Sjahroni.
Dalam kegiatan tersebut, Dandim 0910/Malinau, Muhammad Syaiful Arif, secara resmi menyerahkan seluruh fasilitas umum hasil pembangunan TMMD kepada Wakil Bupati Malinau, Jakaria.
Dandim Malinau menyampaikan seluruh sasaran fisik TMMD berhasil diselesaikan dengan capaian 100 persen.
Pembangunan fisik yang dilakukan meliputi peningkatan badan jalan sepanjang 1.200 meter dengan lebar enam meter, pembangunan dua unit jembatan ulin, rumah singgah, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan MCK, sumur bor, hingga semenisasi jalan menuju tempat pemakaman umum Nasrani.
Selain pembangunan fisik, TMMD ke-128 juga melaksanakan berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan dan pelayanan masyarakat.
“Kegiatan nonfisik meliputi penyuluhan keluarga sehat dan harmonis, wawasan kebangsaan dan bela negara, bahaya narkoba, penanggulangan bencana alam, hukum dan kamtibmas, stunting, hingga pelayanan pengobatan gratis dan pembagian sembako,” ujar Muhammad Syaiful Arif.
Program TMMD yang berlangsung selama hampir satu bulan sejak 22 April hingga 21 Mei 2026 tersebut melibatkan sekitar 150 personel yang terdiri dari anggota TNI, personel pendukung, penyuluh teknis, dan masyarakat setempat.
Menurut Dandim, pelaksanaan TMMD bertujuan memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat sekaligus membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fisik maupun nonfisik.
Sementara itu, Wakil Bupati Malinau menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0910/Malinau, atas pelaksanaan program TMMD di wilayah pedalaman dan perbatasan.
“Semua sasaran yang dilaporkan oleh Dandim sudah terlaksana, mulai dari akses jalan hingga penyediaan air bersih,” ujarnya.
Ia menilai keberadaan TMMD sangat membantu pemerintah daerah karena pembangunan yang dilakukan menyasar kawasan yang sulit dijangkau melalui program pembangunan reguler pemerintah.
“Kawasan yang dibangun ini bukan kawasan yang mudah dikerjakan melalui proyek daerah. Dengan adanya TMMD, masyarakat bisa merasakan terbukanya akses dan fasilitas yang sangat dibutuhkan,” kata Jakaria.
Pemerintah Kabupaten Malinau berharap program TMMD dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang guna mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah terpencil dan perbatasan.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Landak, Ditargetkan Masuk Tahap III Pembangunan 2026
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kesi

Bappenas dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Papua Melalui RAPPP 2025–2029
MIMIKA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama para gubernur serta bupati dan wali kota se-Tanah Papua menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Rencana Aksi Percepatan Pe

Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke Hadirkan Layanan Kesehatan Door to Door bagi Warga Kampung Wanam
MERAUKE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1707/Merauke tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyaraka
