TMMD ke-128 Kodim Lahat Bangun Jalan Antar Dusun, Dorong Akses Ekonomi Warga
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.59

LAHAT — Sinergi antara TNI dan masyarakat kembali terlihat dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0405/Lahat yang difokuskan pada pembangunan jalan penghubung antar dusun di wilayah pedesaan Kabupaten Lahat, Selasa (19/5/2026).
Pembangunan jalan tersebut dilakukan untuk meningkatkan akses transportasi masyarakat sekaligus mempermudah distribusi hasil pertanian dan perkebunan warga desa. Jalan yang sebelumnya sulit dilalui kini mulai terbuka dan secara bertahap dapat dimanfaatkan masyarakat.
Komandan Kodim 0405/Lahat Letkol Inf Davis Jihandika Henry mengatakan pembangunan infrastruktur jalan menjadi kebutuhan penting masyarakat pedesaan karena berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi warga.
“Kami ingin warga bisa mengangkut hasil pertanian dan perkebunan tanpa kesulitan,” ujar Davis.
Menurut dia, akses jalan yang lebih baik diharapkan mampu mendukung pertumbuhan usaha masyarakat serta mempercepat mobilitas antarwilayah di pedesaan.
Ia menambahkan, keberadaan jalan penghubung juga dinilai mampu menekan biaya distribusi hasil bumi karena petani dan pedagang lebih mudah menjangkau pasar untuk menjual produk mereka.
“Dengan akses jalan yang baik, perkembangan usaha kecil masyarakat juga akan lebih terbantu,” katanya.
Pelaksanaan pembangunan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan personel TNI bersama masyarakat setempat. Warga dan prajurit bahu-membahu mengangkut material hingga melakukan pengerasan jalan di lokasi pembangunan.
Kegiatan tersebut dinilai menjadi bukti kuatnya kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa. Semangat gotong royong disebut menjadi faktor utama percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan.
Program TMMD sendiri merupakan program terpadu antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat yang bertujuan mempercepat pembangunan di daerah terpencil maupun tertinggal, baik melalui pembangunan fisik maupun kegiatan nonfisik.
Selain memberikan dampak ekonomi, pembangunan jalan penghubung antar dusun juga diharapkan memperkuat hubungan sosial masyarakat karena mobilitas warga menjadi lebih mudah dan interaksi antardesa meningkat.
Masyarakat setempat berharap pembangunan jalan tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan warga sekaligus menjadi penunjang pertumbuhan ekonomi desa dalam jangka panjang.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Landak, Ditargetkan Masuk Tahap III Pembangunan 2026
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kesi

Bappenas dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Papua Melalui RAPPP 2025–2029
MIMIKA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama para gubernur serta bupati dan wali kota se-Tanah Papua menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Rencana Aksi Percepatan Pe

Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke Hadirkan Layanan Kesehatan Door to Door bagi Warga Kampung Wanam
MERAUKE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1707/Merauke tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyaraka
