TMMD ke-128 Kodim Bangkalan Gelar Baksos Kesehatan, Warga Antusias Ikuti Layanan KB hingga Sunatan Massal
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.58

BANGKALAN – Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim Bangkalan menggelar kegiatan bakti sosial kesehatan di kediaman Kepala Desa Galis Dajah, Abdul Muis, Kecamatan Konang, Kabupaten Bangkalan, pada Kamis (April 2026). Kegiatan ini menghadirkan layanan kesehatan langsung bagi masyarakat sebagai bagian dari program nonfisik TMMD untuk meningkatkan kualitas hidup warga.
Puluhan warga tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang meliputi pelayanan keluarga berencana (KB), sosialisasi kesehatan reproduksi bagi wanita usia subur, serta sunatan massal bagi anak-anak. Tercatat sekitar 20 warga hadir, termasuk 10 anak laki-laki yang mengikuti program sunatan massal.
Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari personel Satgas TMMD, Babinsa, tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan, Puskesmas Konang dan Geger, hingga tim Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBP3A). Kolaborasi lintas sektor ini menciptakan suasana kebersamaan yang kuat antara aparat dan masyarakat.
Komandan SSK TMMD ke-128, Letda Inf Dwi Hartono.A, menegaskan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi kesehatan masyarakat di wilayah sasaran. “Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu meningkatkan kualitas kesehatan warga sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. TMMD bukan hanya membangun fisik, tetapi juga membangun kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.
Kepala Desa Galis Dajah, Abdul Muis, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai kehadiran TMMD memberikan dampak langsung bagi warga, khususnya dalam akses layanan kesehatan. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih. Kehadiran TMMD benar-benar membawa manfaat nyata bagi warga kami, tidak hanya pembangunan desa, tetapi juga kesehatan masyarakat,” tuturnya.
Program TMMD selama ini dikenal sebagai salah satu program terpadu TNI yang menggabungkan pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat. Selain pembangunan fisik seperti jalan dan fasilitas umum, kegiatan nonfisik seperti penyuluhan dan pelayanan kesehatan menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Pelaksanaan bakti sosial kesehatan ini dinilai memberikan dampak positif, terutama bagi warga yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan medis. Program seperti sunatan massal dan layanan KB juga membantu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan dan perencanaan keluarga.
Ke depan, Satgas TMMD ke-128 Kodim Bangkalan berencana melanjutkan berbagai kegiatan serupa di wilayah sasaran lainnya, baik dalam bentuk pelayanan kesehatan maupun program pemberdayaan masyarakat, guna memastikan manfaat TMMD dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh warga.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Landak, Ditargetkan Masuk Tahap III Pembangunan 2026
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kesi

Bappenas dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Papua Melalui RAPPP 2025–2029
MIMIKA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama para gubernur serta bupati dan wali kota se-Tanah Papua menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Rencana Aksi Percepatan Pe

Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke Hadirkan Layanan Kesehatan Door to Door bagi Warga Kampung Wanam
MERAUKE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1707/Merauke tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyaraka
