TMMD ke-128 di Sarolangun Bangun RTLH, Rumah Warga Disulap Jadi Layak Huni
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.58

Sarolangun -- Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang dilaksanakan Kodim 0420/Sarko mulai menyentuh kebutuhan dasar masyarakat dengan membangun Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Seko Besar, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun, Jambi, Kamis (23/4/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya percepatan pembangunan desa sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga kurang mampu.
Perwira penanggung jawab RTLH, Kapten Infanteri Novri Yuda, menjelaskan bahwa penentuan sasaran pembangunan dilakukan melalui pemetaan kondisi rumah warga yang membutuhkan bantuan. “Sudah kita petakan kondisi rumah Bapak Kiki ini, kondisinya sangat memprihatinkan. Dinding rumah saja ada yang dari seng, belum lagi mereka tidak ada kamar tidur, sehingga sangat jauh dari layak huni,” ujarnya di lokasi kegiatan.
Ia menambahkan, pada TMMD ke-128 ini pihaknya menargetkan pembangunan lima unit RTLH bagi warga yang memenuhi kriteria prioritas. Selain itu, pembangunan juga mengikuti arahan pemerintah pusat dengan menerapkan konsep gentengisasi untuk meningkatkan kenyamanan hunian. “Sesuai petunjuk dan mengikuti arahan presiden, RTLH pada TMMD ke-128 ini akan kita lakukan gentengisasi. Dengan dipasang atap genteng, rumah warga tidak akan panas,” kata Novri.
Program TMMD merupakan kegiatan terpadu lintas sektoral antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat yang telah berjalan selama puluhan tahun. Fokusnya tidak hanya pada pembangunan infrastruktur seperti jalan dan fasilitas umum, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan sosial melalui program perumahan, sanitasi, dan pemberdayaan masyarakat.
Dari sisi dampak, pembangunan RTLH dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan standar hunian, kesehatan lingkungan, serta rasa aman bagi keluarga penerima manfaat. Selain itu, program ini juga mendorong semangat gotong royong dan memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat di tingkat desa.
Ke depan, pemerintah daerah bersama TNI akan terus melanjutkan program TMMD dengan memperluas sasaran pembangunan, baik fisik maupun nonfisik. Evaluasi pelaksanaan dan peningkatan kolaborasi lintas sektor menjadi bagian dari langkah lanjutan untuk memastikan program ini tepat sasaran dan berkelanjutan.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Landak, Ditargetkan Masuk Tahap III Pembangunan 2026
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kesi

Bappenas dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Papua Melalui RAPPP 2025–2029
MIMIKA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama para gubernur serta bupati dan wali kota se-Tanah Papua menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Rencana Aksi Percepatan Pe

Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke Hadirkan Layanan Kesehatan Door to Door bagi Warga Kampung Wanam
MERAUKE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1707/Merauke tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyaraka
