TMMD di Rembang dan Jepara Rampung, Percepat Infrastruktur dan Pemberdayaan Desa
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.59

REMBANG — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Waru, Kecamatan Rembang, resmi ditutup pada Kamis (21/5/2026). Melalui kolaborasi antara pemerintah dan TNI tersebut, sejumlah pembangunan fisik maupun nonfisik berhasil direalisasikan untuk mendukung pemerataan pembangunan desa.
Salah satu pembangunan yang menjadi perhatian warga ialah perbaikan jembatan penghubung antarwilayah yang sebelumnya ambrol sejak 2023. Kepala Desa Waru, Sukatmi, mengaku bersyukur karena jembatan tersebut kini kembali dapat dimanfaatkan masyarakat.
“Jembatan itu menghubungkan dua RW. Anak-anak juga bisa langsung lewat situ untuk ke SMPN 1 Rembang dan sejumlah SMA. Di dekat jembatan juga ada madrasah. Ketika jembatan itu tidak bisa dilalui, warga harus memutar lewat jalan raya Pantura yang cukup jauh dan berisiko,” ujarnya.
Bupati Rembang melalui Sekretaris Daerah Fahrudin menyampaikan bahwa TMMD menjadi bentuk sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan TNI dalam mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke desa-desa.
“TMMD ini program dari pusat, provinsi, dan daerah, sehingga kolaborasi ini dalam rangka pemerataan pembangunan. Harapan Pak Presiden pembangunan berasal dari desa dan ini diwujudkan,” katanya.
Komandan Kodim 0720/Rembang Letkol Arm Winner Fradana Dieng berharap masyarakat ikut menjaga dan merawat hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Selain pembangunan fisik, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik seperti penyuluhan Pembinaan Pertahanan Negara (PPBN), wawasan kebangsaan, kamtibmas, hukum, bahaya narkoba, keluarga berencana, hingga pencegahan stunting dan pemberdayaan anak.
Untuk mendukung program tersebut, Pemerintah Kabupaten Rembang mengalokasikan anggaran sebesar Rp150 juta dari APBD kabupaten, sementara bantuan APBD Provinsi Jawa Tengah mencapai Rp239,26 juta.
Sementara itu di Kabupaten Jepara, TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Desa Gelang, Kecamatan Keling, juga berhasil menyelesaikan sejumlah pembangunan infrastruktur desa.
Kegiatan tersebut meliputi pengecoran jalan rabat beton sepanjang 250 meter dengan lebar 3 meter dan tebal 0,12 meter dari bantuan APBD Provinsi Jawa Tengah. Selain itu, dilakukan pula pengecoran jalan rabat beton sepanjang 306 meter serta rehabilitasi dua unit rumah tidak layak huni melalui bantuan APBD kabupaten.
Dandim 0719/Jepara Letkol Arm Ranna Hidfitriyadi mengatakan pembangunan desa menjadi strategi penting dalam pemerataan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Program TMMD sebagai bentuk kepedulian untuk membantu meningkatkan kesejahteraan, khususnya di pedesaan, daerah tertinggal, terpencil, terisolasi, serta terdampak bencana alam,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi dukungan seluruh unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, pemuda, hingga pelajar yang telah membantu menyukseskan pelaksanaan TMMD di Desa Gelang.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Landak, Ditargetkan Masuk Tahap III Pembangunan 2026
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kesi

Bappenas dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Papua Melalui RAPPP 2025–2029
MIMIKA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama para gubernur serta bupati dan wali kota se-Tanah Papua menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Rencana Aksi Percepatan Pe

Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke Hadirkan Layanan Kesehatan Door to Door bagi Warga Kampung Wanam
MERAUKE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1707/Merauke tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyaraka
