TMMD dan Warga Lanjutkan Pembangunan Jembatan Gantung di Dusun Bulu Bawang hingga Malam Hari
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.58

POLMAN – Proses percepatan pembangunan Jembatan Perintis Garuda (jembatan gantung) di Dusun Bulu Bawang, Kabupaten Polewali Mandar, terus dikebut oleh personel TNI bersama masyarakat hingga malam hari, Selasa (28/4/2026). Pekerjaan dilakukan secara gotong royong di bawah penerangan lampu seadanya untuk memastikan progres pembangunan tetap berjalan sesuai target.
Pembangunan jembatan yang menjadi akses penghubung utama warga tersebut tidak hanya dilakukan pada siang hari, tetapi juga dilanjutkan hingga malam guna mempercepat penyelesaian. Pada tahap ini, fokus pekerjaan berada pada pemasangan papan lantai jembatan yang membutuhkan ketelitian tinggi.
Danramil 1402-02/Wonomulyo, Kapten Inf Subarkah, mengatakan percepatan pekerjaan dilakukan tanpa mengabaikan aspek keselamatan dan kualitas konstruksi. Menurutnya, pemasangan papan lantai harus dilakukan secara presisi agar jembatan aman digunakan oleh masyarakat.
“Pemasangan papan lantai ini harus dilakukan dengan teliti agar kuat, rata, dan aman dilalui. Karena itu, pengerjaan kita lanjutkan hingga malam hari agar progres tetap berjalan,” ujarnya.
Ia menegaskan, pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung percepatan infrastruktur dasar di wilayah pedesaan, khususnya untuk membuka akses mobilitas warga yang selama ini terbatas.
Proyek jembatan gantung ini juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat sekitar, yang turut membantu dalam proses pembangunan, mulai dari pengangkutan material hingga pekerjaan teknis di lapangan. Kolaborasi tersebut menjadi cerminan kuatnya semangat gotong royong antara TNI dan warga.
Secara historis, pembangunan jembatan perintis di wilayah pedesaan kerap menjadi bagian dari program karya bakti TNI yang bertujuan mempercepat konektivitas antarwilayah, terutama di daerah dengan keterbatasan infrastruktur dasar.
Keberadaan jembatan ini diharapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat, termasuk mempermudah akses pendidikan, kesehatan, serta distribusi hasil pertanian.
Dengan percepatan yang dilakukan secara intensif, jembatan perintis Garuda ditargetkan segera rampung dan dapat segera dimanfaatkan oleh warga sekitar sebagai akses penyeberangan yang lebih aman dan layak.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Landak, Ditargetkan Masuk Tahap III Pembangunan 2026
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kesi

Bappenas dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Papua Melalui RAPPP 2025–2029
MIMIKA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama para gubernur serta bupati dan wali kota se-Tanah Papua menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Rencana Aksi Percepatan Pe

Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke Hadirkan Layanan Kesehatan Door to Door bagi Warga Kampung Wanam
MERAUKE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1707/Merauke tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyaraka
