Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 5,1 Kilogram Sabu dari Malaysia di Pelabuhan Tarakan
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 25 Jul 2026, 11.05

JAKARTA, Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu seberat sekitar 5,1 kilogram berhasil digagalkan aparat gabungan di Security Check Point (SCP) X-Ray Terminal Kedatangan Penumpang Pelabuhan Malundung, Tarakan, Kalimantan Utara, pada Kamis (18/6/2026).
Pengungkapan kasus bermula ketika petugas yang melakukan pemeriksaan melalui mesin X-Ray mendeteksi adanya barang mencurigakan di dalam bagasi seorang penumpang kapal SB Indomaya yang baru tiba dari Tawau, Malaysia. Kecurigaan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan pemeriksaan secara mendalam terhadap barang bawaan penumpang.
Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan narkotika jenis sabu yang dikemas secara rapi dan disamarkan di dalam delapan bungkus makanan ringan. Modus tersebut diduga digunakan pelaku untuk mengelabui pemeriksaan serta menghindari kecurigaan petugas di jalur kedatangan internasional.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, sabu tersebut diduga akan diedarkan ke wilayah Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Jika berhasil lolos, narkotika tersebut berpotensi beredar di masyarakat dan menimbulkan dampak serius terhadap keamanan serta kesehatan masyarakat.
Keberhasilan pengungkapan ini merupakan hasil sinergi dan koordinasi antara Bea Cukai, BAIS TNI, serta Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Utara yang secara rutin melakukan pengawasan terhadap jalur perlintasan laut internasional di kawasan perbatasan.
Setelah diamankan di lokasi kejadian, pelaku beserta seluruh barang bukti langsung diserahkan kepada penyidik untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Aparat kini masih mendalami kasus tersebut guna mengungkap jaringan peredaran narkotika lintas negara yang diduga terlibat dalam upaya penyelundupan tersebut.
Kasus ini kembali menunjukkan bahwa jalur laut perbatasan masih menjadi salah satu sasaran jaringan narkotika internasional untuk memasukkan barang haram ke wilayah Indonesia. Modus penyamaran menggunakan kemasan makanan ringan menjadi salah satu cara yang digunakan pelaku untuk mengelabui petugas.
Aparat mengimbau masyarakat agar terus meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan aktivitas mencurigakan yang berpotensi terkait dengan peredaran narkotika. Kolaborasi antara aparat keamanan dan masyarakat dinilai menjadi kunci penting dalam memutus jaringan penyelundupan serta peredaran narkoba di wilayah perbatasan Indonesia.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Landak, Ditargetkan Masuk Tahap III Pembangunan 2026
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kesi

Bappenas dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Papua Melalui RAPPP 2025–2029
MIMIKA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama para gubernur serta bupati dan wali kota se-Tanah Papua menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Rencana Aksi Percepatan Pe

Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke Hadirkan Layanan Kesehatan Door to Door bagi Warga Kampung Wanam
MERAUKE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1707/Merauke tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyaraka
