Siswa Sekolah Rakyat Manado Raih Medali Nasional, Kemensos Sebut Bukti Keberhasilan Program
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.58

Jakarta – Kementerian Sosial melalui Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengapresiasi empat siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 21 Manado, Sulawesi Utara, yang meraih medali dalam Kejuaraan Wushu Tingkat Nasional Piala Wali Kota Surabaya 2026 di Surabaya pada 1–3 Mei 2026. Prestasi tersebut dinilai sebagai indikator keberhasilan program Sekolah Rakyat dalam mengembangkan potensi siswa dari keluarga prasejahtera.
Saifullah Yusuf menyatakan capaian para pelajar tersebut menunjukkan bahwa program Sekolah Rakyat tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga mendorong penguatan keterampilan dan kepercayaan diri siswa untuk berkompetisi di tingkat nasional. “Apresiasi terhadap capaian tersebut sebagai bagian dari upaya mendorong pengembangan potensi generasi muda melalui aktivitas yang positif, juga produktif, dan kompetitif,” ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Senin (5/5/2026).
Dalam ajang tersebut, siswa bernama Muhamad Kian Saputra Ali berhasil meraih medali emas pada kategori Wubuquan serta medali perunggu pada kategori jurus tradisional. Tiga siswa lainnya, yakni Marvel Daniel Bunga, Marsalina Lidya Kaseger, dan Kerenhapukh Sasambi, masing-masing memperoleh medali perak pada kategori yang sama. “Saya sangat bersyukur. Ini semua berkat latihan yang konsisten, dukungan pelatih, serta doa dari keluarga dan sekolah,” kata Kian.
Kepala Sekolah SRMP 21 Manado, Fenny Meivi Sarah Kilikily, menyebut prestasi tersebut merupakan hasil dari pembinaan yang menekankan disiplin, ketekunan, dan penguatan karakter siswa. Ia menegaskan pihak sekolah akan terus mendukung pengembangan bakat siswa, khususnya yang berasal dari keluarga dengan tingkat kesejahteraan rendah berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). “Capaian ini diharapkan dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi siswa lain untuk ikut berkembang dan berprestasi di berbagai bidang,” ujarnya.
Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu kebijakan pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi kelompok masyarakat kurang mampu, khususnya pada desil 1–2. Selain pembelajaran akademik, program ini juga menitikberatkan pada pengembangan karakter dan keterampilan non-akademik, termasuk olahraga dan seni.
Dari sisi dampak, capaian siswa di tingkat nasional memperkuat legitimasi program dalam menciptakan mobilitas sosial serta meningkatkan kepercayaan diri peserta didik. Prestasi ini juga berpotensi mendorong partisipasi lebih luas siswa dalam kegiatan positif yang mendukung pembangunan sumber daya manusia.
Ke depan, Kementerian Sosial menyatakan akan terus memperkuat pembinaan dan fasilitas pendukung di Sekolah Rakyat, termasuk pengembangan bakat olahraga, guna mencetak lebih banyak siswa berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Landak, Ditargetkan Masuk Tahap III Pembangunan 2026
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kesi

Bappenas dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Papua Melalui RAPPP 2025–2029
MIMIKA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama para gubernur serta bupati dan wali kota se-Tanah Papua menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Rencana Aksi Percepatan Pe

Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke Hadirkan Layanan Kesehatan Door to Door bagi Warga Kampung Wanam
MERAUKE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1707/Merauke tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyaraka
