Sinergi Pemprov Sumut, TNI, dan Polri Percepat Normalisasi Distribusi BBM
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 28 Jul 2026, 08.50

MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama PT Pertamina, TNI, dan Polri mengambil langkah cepat untuk mempercepat normalisasi distribusi bahan bakar minyak (BBM) setelah terjadi gangguan penyaluran yang menyebabkan antrean di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Pemerintah menegaskan kondisi tersebut dipicu oleh kendala distribusi, bukan karena kekurangan stok BBM.
Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menjelaskan bahwa terganggunya distribusi terjadi akibat berhentinya operasional sejumlah pengemudi truk tangki, sehingga pasokan BBM ke SPBU mengalami keterlambatan.
Menurut Bobby, pemerintah daerah segera berkoordinasi dengan Pertamina, TNI, dan Polri untuk memastikan distribusi kembali berjalan normal serta pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga.
Sebagai bagian dari langkah percepatan, TNI Angkatan Darat melalui Kodam I/Bukit Barisan mengerahkan 18 prajurit untuk membantu mengemudikan truk tangki BBM dari Fuel Terminal Medan. Dukungan tersebut diberikan berdasarkan permohonan PT Elnusa Petrofin, mitra operasional Pertamina, guna menjaga kelancaran distribusi selama masa transisi.
Kepala Penerangan Kodam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy, menjelaskan bahwa penugasan personel TNI bersifat sementara dan akan berakhir setelah distribusi BBM kembali normal. Selain membantu pengemudian truk tangki, personel TNI juga mendukung aspek pendampingan, pengamanan, dan pengawasan distribusi BBM sesuai ketentuan kerja sama pengamanan objek vital nasional.
Di sisi lain, Pertamina juga terus memperkuat upaya normalisasi melalui penambahan armada distribusi, optimalisasi jumlah pengemudi, perpanjangan jam operasional SPBU, serta pengaturan jadwal pengiriman pada waktu lalu lintas yang lebih lengang untuk mempercepat penyaluran ke berbagai wilayah.
Pemerintah memastikan ketersediaan Pertalite, Biosolar, dan jenis BBM lainnya tetap dalam kondisi aman. Karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan agar proses normalisasi distribusi dapat berlangsung lebih cepat.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, Pertamina, TNI, dan Polri, distribusi BBM di Sumatera Utara diharapkan segera kembali normal sehingga antrean di SPBU dapat terurai, pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga, dan aktivitas ekonomi dapat berjalan dengan lancar.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemendagri Petakan Daerah Terdampak Pemotongan TKD, Kepala Daerah Diminta Hindari PHK Pegawai
JAKARTA, 30 Juli 2026 — Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tengah memetakan sejumlah pemerintah daerah (pemda) yang mengalami kesulitan fiskal, termasuk kendala dalam membayar gaji pegawai sebagai dampak pen

Bulog Usulkan Beras Premium Bervitamin untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis
JAKARTA – Perum Bulog mengusulkan pengembangan beras premium yang diperkaya vitamin (fortifikasi) sebagai salah satu upaya mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Inisiatif tersebut ditujukan

Ketapang Jadi Daerah Pertama di Kalbar Kirim Siswa ke Sekolah Rakyat, 32 Peserta Didik Berangkat ke Pontianak
KETAPANG – Pemerintah Kabupaten Ketapang memberangkatkan 32 peserta didik untuk mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat Pontianak Tahun Ajaran 2026/2027. Pelepasan siswa yang terdiri dari jenjang Sekolah Dasar (
