Sekolah Rakyat Makassar Hadirkan Harapan Baru di Hari Anak Nasional
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.55

Program Sekolah Rakyat yang resmi dimulai di Makassar, Sulawesi Selatan, menjadi hadiah nyata bagi anak-anak dari keluarga par-sejahtera bertepatan dengan momentum Hari Anak Nasional 2025. Sebanyak 150 siswa dari keluarga rentan kini mendapatkan kesempatan belajar secara gratis, lengkap dengan asrama, makanan, pakaian, hingga fasilitas belajar yang layak. Kehadiran sekolah ini bukan sekadar simbol, tetapi wujud keberpihakan negara terhadap hak pendidikan anak-anak Indonesia.
Dikelola di Sentra Wirajaya Kemensos Makassar, program ini membawa angin segar bagi dunia pendidikan di wilayah timur Indonesia. Pemerintah menargetkan 15 titik sekolah rakyat di Sulawesi Selatan dengan total 1.750 siswa dalam tahap awal. Sistem pendidikan berasrama yang diterapkan memberi ruang tumbuh tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga karakter, kedisiplinan, dan keterampilan hidup yang relevan bagi masa depan anak-anak dari keluarga par-sejahtera.
Seluruh biaya operasional ditanggung oleh negara melalui APBN, mencakup makan, pakaian, tempat tidur, hingga gadget pembelajaran yang diawasi ketat. Langkah ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memastikan tidak ada anak yang tertinggal hanya karena kondisi ekonomi. Selain itu, dukungan fasilitas yang manusiawi, seperti kamar berpendingin dan pengajar khusus, mempertegas kualitas program ini sebagai investasi sumber daya manusia jangka panjang.
Rencana ekspansi sekolah rakyat di Kabupaten Bone dan Sidrap pada tahun ini menunjukkan bahwa pemerataan pendidikan bukan lagi wacana, melainkan gerakan nyata. Antusiasme masyarakat Sulawesi Selatan dan sambutan positif berbagai kalangan menunjukkan bahwa program ini diterima dengan baik dan menjawab kebutuhan riil di lapangan. Sekolah Rakyat hadir bukan sebagai pelengkap, tapi sebagai penyelamat generasi yang selama ini terpinggirkan.
Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan, khususnya di Makassar, adalah langkah monumental dalam mewujudkan keadilan pendidikan. Program ini memberi ruang lahirnya generasi tangguh yang akan menjadi aset bangsa. Jika keberpihakan seperti ini terus dijaga dan diperluas, Indonesia akan melangkah lebih cepat menuju masa depan yang merata dan bermartabat.
#SekolahRakyat #HariAnakNasional #MakassarCerdas #AnakIndonesiaHebat #PendidikanGratis #TransformasiPendidikan #ViralBeritaPositif
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Prabowo Bangga Indonesia Mulai Bangun Mobil Nasional, Tegaskan RI Tak Boleh Hanya Jadi Pasar
Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyatakan kebanggaannya atas dimulainya langkah Indonesia membangun industri mobil nasional sebagai bagian dari percepatan industrialisasi dan hilirisasi. Pernyataan itu dis

Perhutani dan TNI Perkuat Sinergi Jaga Kelestarian Hutan Jati di Rembang
REMBANG – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kebonharjo bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar patroli terpadu dan monitoring kawasan hutan jati di Petak 98 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Tero

Presiden Prabowo Tekankan Peran Perguruan Tinggi dalam Menyiapkan SDM untuk Industri Strategis
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan perguruan tinggi di Indonesia untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul yang mampu memenuhi kebutuhan percepatan industrialisasi nasional. Arahan ter
