Sekolah Rakyat di Tanah Datar Ditargetkan Tampung 3.000 Siswa
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.59

TANAH DATAR — Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di kawasan Tanjung Alam, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat, ditargetkan mampu menampung hingga 3.000 siswa sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan dan mendukung pengentasan kemiskinan di daerah.
Hal tersebut disampaikan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo saat meninjau lokasi usulan pembangunan Sekolah Rakyat bersama Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi dan Bupati Tanah Datar Eka Putra, Kamis (21/5/2026).
“Sekolah ini cukup besar dan ditargetkan menampung sampai 3.000 siswa. Karena itu kami perlu dukungan Pemda dan Pemprov, terutama untuk lahan, perizinan, dan akses jalan,” ujar Dody.
Menurutnya, pembangunan Sekolah Rakyat membutuhkan lahan sekitar 15 hektare. Saat ini, proses pematangan lahan dan pembukaan akses jalan menuju lokasi pembangunan tengah dilakukan oleh PT Nindya Karya.
Dody menegaskan pembangunan dilakukan secara hati-hati karena bangunan sekolah dirancang sebagai gedung bertingkat tinggi sehingga memerlukan pemeriksaan kondisi tanah secara menyeluruh.
“Pekerjaan terus dipercepat, tetapi juga tidak bisa sembarangan. Karena ini nanti high-rise building, jadi kondisi tanah juga mesti dicek dengan benar,” katanya.
Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi menilai pembangunan Sekolah Rakyat merupakan program strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus menekan angka kemiskinan di daerah.
“Program ini sangat strategis untuk pendidikan dan pengentasan kemiskinan di daerah kami. Pemprov dan Pemkab siap mendukung penuh,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Tanah Datar Eka Putra mengatakan pemerintah daerah terus menyiapkan dukungan administrasi dan penyediaan lahan guna mempercepat realisasi pembangunan.
Ia menjelaskan total lahan yang disiapkan saat ini mencapai sekitar 16 hektare, termasuk tambahan lahan hibah dari masyarakat setempat.
“Awalnya kami kesulitan mencari lahan, namun ada hibah dari masyarakat sehingga total lahan yang disiapkan mencapai sekitar 16 hektare,” kata Eka Putra.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Landak, Ditargetkan Masuk Tahap III Pembangunan 2026
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kesi

Bappenas dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Papua Melalui RAPPP 2025–2029
MIMIKA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama para gubernur serta bupati dan wali kota se-Tanah Papua menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Rencana Aksi Percepatan Pe

Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke Hadirkan Layanan Kesehatan Door to Door bagi Warga Kampung Wanam
MERAUKE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1707/Merauke tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyaraka
