Satgas Yonarmed 12 Kostrad Salurkan Sembako untuk Warga Perbatasan di Belu
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.58

Belu—Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–RDTL Sektor Timur dari Yonarmed 12 Kostrad menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga kurang mampu di Kelurahan Manumutin, Kecamatan Kota Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, dalam kegiatan Jumat Berkah, Jumat (17/4/2026), sebagai upaya meringankan beban ekonomi masyarakat di wilayah perbatasan.
Kegiatan yang berlangsung di RT 16 RW 005 tersebut melibatkan kerja sama dengan Kementerian Agama Kabupaten Belu, sehingga tidak hanya memberikan bantuan materiil, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Bantuan disalurkan langsung oleh personel Satgas kepada warga yang membutuhkan.
Perwira Pembinaan Mental (Pabintal) Satgas, Adriadi, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan tetapi juga sosial. “Kami ingin hadir tidak hanya sebagai penjaga perbatasan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang saling peduli. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan mempererat hubungan antara Satgas dengan masyarakat,” ujarnya.
Warga penerima bantuan menyambut kegiatan tersebut dengan antusias dan rasa syukur. Bantuan sembako dinilai sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, terutama di tengah keterbatasan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat di wilayah perbatasan.
Secara historis, wilayah perbatasan seperti Kabupaten Belu memiliki tantangan tersendiri, baik dari sisi akses ekonomi maupun distribusi logistik. Kehadiran Satgas Pamtas tidak hanya berfungsi menjaga kedaulatan negara, tetapi juga menjalankan fungsi pembinaan teritorial melalui kegiatan sosial kemasyarakatan.
Dari sisi dampak, kegiatan bantuan sosial ini berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara aparat keamanan dan warga. Selain itu, sinergi dengan instansi pemerintah daerah diharapkan mampu menciptakan program berkelanjutan dalam pemberdayaan masyarakat perbatasan.
Ke depan, Satgas Yonarmed 12 Kostrad berencana melanjutkan kegiatan sosial serupa secara berkala, serta memperluas jangkauan bantuan dan kolaborasi dengan berbagai pihak guna mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan RI–RDTL.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Landak, Ditargetkan Masuk Tahap III Pembangunan 2026
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kesi

Bappenas dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Papua Melalui RAPPP 2025–2029
MIMIKA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama para gubernur serta bupati dan wali kota se-Tanah Papua menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Rencana Aksi Percepatan Pe

Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke Hadirkan Layanan Kesehatan Door to Door bagi Warga Kampung Wanam
MERAUKE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1707/Merauke tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyaraka
