Satgas Yonarhanud 2 Kostrad Tanam 1.000 Pohon di Perbatasan RI-RDTL Peringati Hari Bumi
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.58

NUSA TENGGARA TIMUR — Satuan Tugas Pamtas RI–RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad menanam 1.000 bibit pohon di Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, Kamis (23/4/2026), dalam rangka memperingati Hari Bumi sekaligus upaya pelestarian lingkungan di wilayah perbatasan.
Kegiatan ini melibatkan personel Satgas bersama masyarakat setempat dan didukung oleh unsur pemerintah kecamatan serta sejumlah lembaga mitra. Penanaman dilakukan di beberapa titik strategis di wilayah desa guna meningkatkan tutupan vegetasi dan menjaga keseimbangan ekosistem.
Komandan Satgas menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup, khususnya di wilayah perbatasan. “Penanaman pohon ini menjadi langkah konkret untuk menjaga kelestarian alam sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya lingkungan,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program tersebut. “Kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama merawat pohon yang telah ditanam agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” katanya.
Program ini terlaksana melalui sinergi antara TNI, pemerintah kecamatan, serta dukungan dari JPCC Foundation dan BPDAS Benain Noelmina Kupang yang menyediakan bibit pohon.
Secara historis, kegiatan penghijauan di wilayah perbatasan menjadi bagian dari program pembinaan teritorial TNI yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan. Wilayah TTU sendiri dikenal sebagai daerah dengan tingkat kerentanan terhadap kekeringan, sehingga penghijauan menjadi langkah penting untuk menjaga ketersediaan air dan mencegah erosi.
Dari sisi dampak, penanaman pohon ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas lingkungan, mengurangi risiko bencana alam, serta memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat, seperti hasil tanaman produktif dan peningkatan kesuburan tanah.
Sebagai tindak lanjut, Satgas bersama pemerintah daerah akan melakukan pemantauan dan perawatan terhadap bibit yang telah ditanam, serta mendorong program lanjutan penghijauan guna memperkuat ketahanan lingkungan di kawasan perbatasan.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Landak, Ditargetkan Masuk Tahap III Pembangunan 2026
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kesi

Bappenas dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Papua Melalui RAPPP 2025–2029
MIMIKA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama para gubernur serta bupati dan wali kota se-Tanah Papua menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Rencana Aksi Percepatan Pe

Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke Hadirkan Layanan Kesehatan Door to Door bagi Warga Kampung Wanam
MERAUKE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1707/Merauke tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyaraka
