Satgas Pamtas RI–RDTL Yonarmed 12 Kostrad Bangun Tembok Pagar Masjid Al-Ikhlas di Belu
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.56

Belu, Nusa Tenggara Timur — Personel Pos Laktutus Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI–RDTL Sektor Timur dari Yonarmed 12 Kostrad melaksanakan karya bakti pembangunan tembok pagar Masjid Al-Ikhlas di Jalan Raya Halilulik–Betun, Desa Naitimu, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Selasa (24/2/2026). Kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pembangunan sarana ibadah masyarakat di wilayah perbatasan.
Pembangunan dilakukan secara gotong royong bersama warga setempat. Personel TNI terlibat dalam pengangkutan material hingga proses pemasangan tembok pagar masjid guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan lingkungan tempat ibadah tersebut.
Komandan Pos Laktutus Letnan Dua Artileri Ananda Noor Bintoro mengatakan karya bakti tersebut menjadi bagian dari komitmen Satgas untuk hadir membantu masyarakat di wilayah tugas.
“Kami ingin membantu masyarakat dalam meningkatkan fasilitas ibadah agar lebih aman dan nyaman. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat di wilayah perbatasan,” ujar Letda Arm Ananda Noor Bintoro.
Menurutnya, keterlibatan personel tidak hanya sebatas bantuan fisik, tetapi juga memperkuat hubungan sosial antara prajurit dan masyarakat di kawasan perbatasan RI–RDTL.
Kegiatan karya bakti tersebut mendapat sambutan positif dari warga Desa Naitimu. Pembangunan pagar masjid dinilai penting untuk menunjang keamanan serta memperindah lingkungan sekitar tempat ibadah yang menjadi pusat aktivitas keagamaan masyarakat.
Wilayah Kabupaten Belu sebagai daerah perbatasan memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas keamanan dan sosial. Kehadiran Satgas Pamtas selain menjalankan tugas pengamanan wilayah, juga aktif melaksanakan pembinaan teritorial melalui kegiatan sosial kemasyarakatan.
Secara sosial, kegiatan pembangunan fasilitas umum seperti rumah ibadah dinilai berdampak pada penguatan kohesi sosial dan rasa kebersamaan di tengah masyarakat perbatasan. Sinergi antara TNI dan warga juga diharapkan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan serta stabilitas wilayah.
Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad menyatakan akan terus melaksanakan kegiatan pembinaan teritorial dan sosial kemasyarakatan selama masa penugasan, sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di kawasan perbatasan.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Landak, Ditargetkan Masuk Tahap III Pembangunan 2026
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kesi

Bappenas dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Papua Melalui RAPPP 2025–2029
MIMIKA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama para gubernur serta bupati dan wali kota se-Tanah Papua menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Rencana Aksi Percepatan Pe

Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke Hadirkan Layanan Kesehatan Door to Door bagi Warga Kampung Wanam
MERAUKE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1707/Merauke tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyaraka
