Program MBG Angkat Omzet Petani Sukabumi dan UMKM Rembang Jawa Tengah Secara Signifikan
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.54

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh pemerintah pusat kini mulai menunjukkan dampak riil terhadap peningkatan ekonomi rakyat, khususnya di sektor pertanian dan UMKM. Di Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, para petani lokal melaporkan adanya lonjakan omzet harian dari semula Rp 100.000 menjadi Rp 700.000. Ini bukan sekadar angka, melainkan bukti bahwa program MBG mampu menciptakan multiplier effect yang kuat bagi pelaku usaha di tingkat akar rumput.
Peningkatan yang luar biasa ini tak hanya menyentuh sisi ekonomi petani, tetapi juga turut menggerakkan sisi produksi dan lapangan kerja. Petani yang sebelumnya hanya mampu memproduksi dalam jumlah terbatas, kini terpacu untuk meningkatkan skala produksinya demi memenuhi permintaan dari program MBG. Efek ini menunjukkan bahwa intervensi negara melalui program pangan terstruktur mampu menyentuh langsung kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat daya tahan ekonomi lokal.
Tak hanya berhenti di Sukabumi, dampak positif MBG juga dirasakan di Kabupaten Rembang, Provinsi Jawa Tengah. UMKM pengolah ikan bandeng di wilayah ini berhasil meningkatkan produksinya hingga tiga kali lipat. Bahkan, untuk memenuhi kebutuhan tersebut, pelaku usaha harus menambah tenaga kerja hampir dua kali lipat. Ini menjadi bukti konkret bahwa kebutuhan gizi yang disuplai melalui MBG membuka ceruk pasar baru bagi pelaku UMKM di sektor pangan.
Program MBG bukan sekadar proyek pemenuhan gizi anak bangsa, tetapi telah menjadi lokomotif penggerak ekonomi desa. Koperasi, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), hingga kelompok tani turut terlibat dalam rantai pasok makanan bergizi yang disalurkan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Ini menunjukkan bahwa pemberdayaan ekonomi lokal bisa dilakukan dengan pendekatan intersektoral dan berkelanjutan, jika ada niat politik yang kuat seperti yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto.
Dengan berbagai fakta lapangan tersebut, dapat disimpulkan bahwa program Makan Bergizi Gratis tidak hanya menyentuh aspek kesehatan, namun juga menjadi pendorong utama kebangkitan ekonomi desa. Petani tersenyum, UMKM berkembang, dan desa-desa mulai mandiri secara ekonomi. Program ini pantas diapresiasi dan dilanjutkan sebagai strategi pembangunan yang menyeluruh dan berdampak langsung pada rakyat.
#MakanBergiziGratis #UMKMNaikKelas #PetaniSejahtera #EkonomiLokalBangkit #MBGPrabowo #SukabumiBerkembang #RembangMaju #ProgramPrabowo #PanganUntukBangsa #ViralEkonomiDesa
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Prabowo Bangga Indonesia Mulai Bangun Mobil Nasional, Tegaskan RI Tak Boleh Hanya Jadi Pasar
Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyatakan kebanggaannya atas dimulainya langkah Indonesia membangun industri mobil nasional sebagai bagian dari percepatan industrialisasi dan hilirisasi. Pernyataan itu dis

Perhutani dan TNI Perkuat Sinergi Jaga Kelestarian Hutan Jati di Rembang
REMBANG – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kebonharjo bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar patroli terpadu dan monitoring kawasan hutan jati di Petak 98 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Tero

Presiden Prabowo Tekankan Peran Perguruan Tinggi dalam Menyiapkan SDM untuk Industri Strategis
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan perguruan tinggi di Indonesia untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul yang mampu memenuhi kebutuhan percepatan industrialisasi nasional. Arahan ter
