Presiden Prabowo Pastikan Pembangunan Hunian Tetap bagi Korban Banjir Bandang Agam
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 30 Jul 2026, 00.31

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat pemulihan pascabencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Dalam kunjungannya ke Posko Pengungsi SD 05 Kayu Pasak, Kamis (18/12/2025), Presiden menyampaikan bahwa pemerintah akan segera membangun hunian tetap bagi masyarakat terdampak. Langkah ini diambil sebagai solusi jangka panjang agar warga dapat kembali hidup dengan aman dan layak.
Presiden Prabowo memastikan hunian tetap yang akan dibangun memiliki kualitas yang baik dan ukuran yang memadai untuk kebutuhan keluarga. Ia menyebut luas bangunan direncanakan mencapai sekitar 70 meter persegi sehingga mampu memberikan kenyamanan bagi penghuninya. Penegasan ini disampaikan langsung di hadapan masyarakat sebagai bentuk jaminan bahwa negara hadir dan bertanggung jawab atas pemulihan kehidupan warga pascabencana.
Pembangunan hunian tetap tersebut merupakan kelanjutan dari tahap penanganan darurat dan transisi, setelah pemerintah terlebih dahulu membangun hunian sementara bagi para pengungsi. Presiden menjelaskan bahwa hunian sementara saat ini sedang dalam proses pembangunan dan diharapkan dapat segera ditempati. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu terlalu lama tinggal di tenda pengungsian yang bersifat darurat.
Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana telah menyatakan akan membangun sebanyak 525 unit hunian sementara yang tersebar di 16 kecamatan terdampak di Kabupaten Agam. Dari jumlah tersebut, sebanyak 133 unit akan dibangun di lapangan sepak bola yang berada di sekitar Posko Pengungsi SD 05 Kayu Pasak. Pembangunan ini menjadi bagian penting dalam mempercepat pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.
Presiden Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan dan pemulihan pascabencana, mulai dari pemerintah daerah hingga para petugas di lapangan. Ia menegaskan bahwa musibah ini merupakan cobaan bersama yang hanya dapat diatasi melalui kerja sama dan gotong royong. Pemerintah, menurut Presiden, akan terus bekerja keras memastikan masyarakat Agam dapat bangkit dan kembali menjalani kehidupan secara normal.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemendagri Petakan Daerah Terdampak Pemotongan TKD, Kepala Daerah Diminta Hindari PHK Pegawai
JAKARTA, 30 Juli 2026 — Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tengah memetakan sejumlah pemerintah daerah (pemda) yang mengalami kesulitan fiskal, termasuk kendala dalam membayar gaji pegawai sebagai dampak pen

Bulog Usulkan Beras Premium Bervitamin untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis
JAKARTA – Perum Bulog mengusulkan pengembangan beras premium yang diperkaya vitamin (fortifikasi) sebagai salah satu upaya mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Inisiatif tersebut ditujukan

Ketapang Jadi Daerah Pertama di Kalbar Kirim Siswa ke Sekolah Rakyat, 32 Peserta Didik Berangkat ke Pontianak
KETAPANG – Pemerintah Kabupaten Ketapang memberangkatkan 32 peserta didik untuk mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat Pontianak Tahun Ajaran 2026/2027. Pelepasan siswa yang terdiri dari jenjang Sekolah Dasar (
