Prajurit TNI Praka Farizal Rhomadhon Gugur dalam Misi UNIFIL, Dua Personel Lainnya Turut Tewas di Lebanon
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 27 Jul 2026, 03.22

Jakarta — Seorang prajurit TNI, Praka Farizal Rhomadhon, gugur saat menjalankan misi perdamaian dunia di bawah United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon Selatan pada Minggu (29/3/2026). Selain Farizal, dua prajurit TNI lainnya juga dilaporkan meninggal dunia dalam rangkaian insiden terpisah di wilayah yang sama, sehingga total korban tewas dari kontingen Indonesia menjadi tiga orang.
Dua korban tambahan tersebut yakni Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar dan Sersan Satu Muhammad Nur Ichwan, yang meninggal dunia akibat ledakan di dekat Bani Hayyan pada Selasa (31/3). Ketiganya gugur di tengah meningkatnya eskalasi konflik di Lebanon selatan.
Praka Farizal, yang bertugas di Yonif 113/Jaya Sakti, Brigade Infanteri 25/Siwah, Kodam Iskandar Muda, Aceh, meninggal akibat ledakan proyektil di sekitar Adchit Al Qusayr. Ia menjabat sebagai Taban Provost 1 Ru Provost Kompi Markas (Kima) Yonif 113/JS dan berasal dari Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kepergiannya meninggalkan seorang istri dan anak berusia dua tahun.
Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya para prajurit TNI tersebut serta korban luka yang turut terjadi dalam insiden tersebut.
“Pemerintah Republik Indonesia menyampaikan dukacita yang mendalam atas gugurnya personel pemelihara perdamaian Indonesia dan personel lainnya yang terluka saat bertugas di UNIFIL,” demikian pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri.
Selain korban meninggal, tiga prajurit TNI lainnya dilaporkan mengalami luka, yakni Praka Rico Pramudia yang mengalami luka berat dan telah dievakuasi ke Beirut, serta Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan yang mengalami luka ringan.
Pemerintah Indonesia mengecam keras serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian dan mendesak dilakukannya penyelidikan menyeluruh, transparan, dan independen. Indonesia juga menegaskan bahwa keselamatan personel penjaga perdamaian harus dijamin sesuai hukum internasional.
“Kami memberikan penghormatan setinggi-tingginya atas dedikasi dan pengabdian para almarhum bagi perdamaian dunia,” lanjut pernyataan tersebut.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres turut mengecam insiden tersebut dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta pemerintah Indonesia.
“Saya menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga, rekan, serta kepada Indonesia. Saya juga berharap penjaga perdamaian yang terluka dapat segera pulih,” ujar Guterres.
Insiden ini terjadi di tengah konflik antara Israel Defense Forces dan kelompok bersenjata Hezbollah yang semakin meningkat di Lebanon Selatan. Situasi tersebut memperbesar risiko bagi pasukan penjaga perdamaian yang bertugas di wilayah tersebut.
UNIFIL merupakan misi penjaga perdamaian PBB yang bertugas menjaga stabilitas di perbatasan Lebanon-Israel. Indonesia termasuk salah satu kontributor utama dalam misi ini dengan ratusan personel yang ditempatkan di sektor timur Lebanon.
Secara keseluruhan, insiden ini menyoroti tingginya risiko yang dihadapi pasukan penjaga perdamaian di zona konflik aktif serta mendorong perlunya evaluasi terhadap sistem perlindungan dan prosedur keamanan. Eskalasi konflik juga berpotensi memperluas ketegangan di kawasan Timur Tengah.
Saat ini, proses pemulangan jenazah para korban tengah diurus oleh TNI bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia di Beirut. Pemerintah menyatakan akan terus memantau situasi serta meningkatkan kewaspadaan personel di lapangan, sembari mendorong penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi guna mencegah jatuhnya korban lebih lanjut.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Landak, Ditargetkan Masuk Tahap III Pembangunan 2026
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kesi

Bappenas dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Papua Melalui RAPPP 2025–2029
MIMIKA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama para gubernur serta bupati dan wali kota se-Tanah Papua menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Rencana Aksi Percepatan Pe

Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke Hadirkan Layanan Kesehatan Door to Door bagi Warga Kampung Wanam
MERAUKE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1707/Merauke tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyaraka
