Prabowo Tegaskan Indonesia Tak Campuri Urusan Negara Lain, Pilih Diplomasi Perdamaian
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.56

Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia tetap berpegang pada prinsip tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain. Sikap tersebut menjadi bagian dari komitmen Indonesia untuk menjaga stabilitas dan perdamaian dunia di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah bertema “Mewujudkan Al-Qur’an Sebagai Rahmat Alam Semesta” di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (10/3/2026) malam.
“Kita tidak mau campur tangan dalam urusan dalam negeri negara mana pun. Kita hormati semua kekuatan di dunia, yang besar maupun yang kecil. Ini adalah jalan yang telah ditunjuk oleh para pendiri bangsa kita,” ujar Prabowo.
Indonesia Pilih Jalur Persahabatan
Prabowo menegaskan bahwa Indonesia akan terus menjaga hubungan persahabatan dengan semua negara tanpa memandang besar kecilnya kekuatan suatu negara.
Menurutnya, pendekatan diplomasi yang mengutamakan dialog dan kerja sama merupakan cara terbaik untuk menjaga stabilitas global.
“Kita menghormati semua kekuatan di dunia, baik yang besar maupun yang kecil,” kata Prabowo.
Tugas Presiden Melindungi Seluruh Rakyat
Dalam pidatonya, Prabowo juga menekankan bahwa tanggung jawab utama seorang presiden adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia tanpa membedakan suku, ras, maupun agama.
Ia menegaskan bahwa negara harus hadir untuk menjaga dan melindungi seluruh warga negara.
“Seluruh rakyat Indonesia, apa pun sukunya, apa pun rasnya, apa pun agamanya, harus dilindungi, harus dijaga, harus diurus, harus dirawat,” ujarnya.
Kritik Halus untuk Pemimpin Dunia
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyinggung kondisi dunia yang menurutnya sedang menghadapi banyak tantangan dan ketidakpastian.
Ia menilai sejumlah pemimpin dunia yang memiliki kekuatan besar belum sepenuhnya mampu menjaga perdamaian global secara optimal.
“Di tengah dunia yang penuh ketidakpastian dan bahaya, banyak pemimpin yang memiliki kekuatan besar belum mampu menjaga perdamaian yang kita perlukan,” kata Prabowo.
Meski demikian, ia mengajak masyarakat untuk tetap optimistis dan percaya bahwa Indonesia mampu menghadapi berbagai tantangan global dengan semangat persatuan dan komitmen menjaga perdamaian.
“Insyaallah apa yang kita cita-citakan akan kita capai bersama,” tuturnya.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

TNI AL Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Ilegal di Cilacap, Ribuan Ekor Diamankan
Cilacap—TNI Angkatan Laut melalui tim Second Fleet Quick Response (SFQR) Pangkalan TNI AL (Lanal) Cilacap menggagalkan upaya penyelundupan benih bening lobster (BBL) ilegal di Desa Karangkandri, Kecamatan Kesug

Penundaan Pasukan ke Gaza sebagai Strategi Bijak Indonesia Menjaga Perdamaian Dunia di Tengah Ketegangan Global
JAKARTA — Di tengah deru konflik yang tak kunjung reda di Gaza, harapan akan hadirnya perdamaian kerap terasa semakin jauh dari jangkauan. Penderitaan warga sipil, ketakutan yang terus membayangi, serta ketidak

Indonesia di Board of Peace: Diplomasi untuk Perdamaian, Bukan Pengkhianatan
Indonesia sejak lama dikenal sebagai bangsa yang berdiri di garis depan dalam memperjuangkan perdamaian dunia. Dari Konferensi Asia Afrika hingga berbagai misi kemanusiaan internasional, Indonesia selalu hadir
