Satu Suara Bangsa

Prabowo Dorong Pembangunan Jalur Kereta Trans Sumatera, Lanjutkan Visi Trans Kalimantan

Budi Antoni

Editor: Budi Antoni

30 Jul 2026, 16.13

Diperbarui: 30 Jul 2026, 16.13

Screenshot 2026-07-30 at 16.09.41
Dokumentasi Satu Suara Bangsa — Screenshot 2026-07-30 at 16.09.41
SEMARANG – Presiden Prabowo Subianto meminta Kementerian Perhubungan bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) mulai mempersiapkan pembangunan jalur Kereta Api Trans Sumatera yang menghubungkan wilayah paling selatan hingga paling utara Pulau Sumatera. Arahan tersebut disampaikan saat meresmikan revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Kamis (30/7/2026), sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas nasional melalui pembangunan infrastruktur transportasi.

Dalam arahannya, Presiden meminta Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin untuk menyiapkan proyek strategis tersebut, dengan target menghubungkan Bakauheni, Lampung, hingga wilayah paling utara Pulau Sumatera.

"Habis ini, Trans Sumatera railway, dari Bandar Lampung ya, mana titik paling selatan? Titik yang paling selatan, Bakauheni sampai titik paling utara. Bisa, KAI? Bisa, Menteri Perhubungan?" kata Prabowo.

Permintaan tersebut disambut dengan anggukan oleh Menteri Perhubungan dan Direktur Utama PT KAI sebagai bentuk kesiapan menindaklanjuti arahan Presiden.

Prabowo kemudian menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur nasional memerlukan target yang besar dan menantang. Menurutnya, setelah pembangunan jalur kereta api Trans Sumatera berjalan, pemerintah juga perlu mulai mempersiapkan proyek Trans Kalimantan untuk memperluas konektivitas antardaerah.

"Tugas harus dikasih yang berat, jangan kasih yang ringan-ringan. Habis Trans Sumatera nanti Trans Kalimantan, kalau bisa bersamaan kita mulai," ujarnya.

Presiden menilai Indonesia memiliki potensi besar untuk merealisasikan proyek-proyek strategis tersebut seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan nasional yang terus berlangsung. Infrastruktur transportasi dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam meningkatkan mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi logistik, serta mendorong pemerataan pembangunan antarwilayah.

"Kita buktikan Indonesia menghadapi masa depan dengan optimis, dengan gembira, dengan semangat, tanpa melupakan sejarah. Sejarah penting bagi kita, bagi kepribadian kita, bagi masa depan kita," kata Prabowo.

Ia juga mengajak seluruh penyelenggara pemerintahan untuk memiliki visi pembangunan yang besar dan optimistis dalam menjalankan tugas.

"Gantungkan cita-cita kita setinggi langit, itu kata-kata presiden kita yang pertama. Kalau enggak sampai ke langit, minimal kita jatuh di antara bintang-bintang," ujarnya.

Pembangunan jaringan Kereta Api Trans Sumatera diharapkan menjadi salah satu proyek strategis nasional yang mampu memperkuat konektivitas antardaerah, meningkatkan efisiensi transportasi penumpang dan logistik, serta mendorong pertumbuhan pusat-pusat ekonomi baru di Pulau Sumatera. Pemerintah juga menargetkan pengembangan jaringan perkeretaapian serupa di Kalimantan sebagai bagian dari visi pembangunan infrastruktur yang terintegrasi dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.

Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?

Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.

Lapor Kesalahan

Bacaan Lanjutan

Artikel Terkait