Pra TMMD Kodim 0732 Sleman Dimulai Alat Berat Dikerahkan Percepat Pembangunan Infrastruktur Desa
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.57

SLEMAN — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 0732 Sleman mulai memasuki tahap pra-pelaksanaan dengan mengerahkan alat berat di Kalurahan Sendangrejo, Kapanewon Minggir, Kabupaten Sleman, Sabtu (11/4/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk mempercepat pekerjaan fisik sebelum pembukaan resmi program pada 22 April 2026 mendatang.
Komandan Kodim 0732/Sleman Reindi Trisetyo Nugroho menjelaskan bahwa tahap Pra TMMD menjadi langkah awal penting guna memastikan seluruh target pembangunan dapat tercapai tepat waktu dan berkualitas.
“Pra TMMD ini sangat penting untuk menghasilkan pekerjaan secara maksimal, sehingga pencapaian dalam program TMMD bisa tepat waktu dan sesuai target,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan TMMD kali ini, sasaran pembangunan difokuskan pada infrastruktur dasar masyarakat. Kegiatan meliputi pembuatan talut jalan sepanjang 1.040 meter dengan tinggi 1 meter dan lebar atas 30 sentimeter, pembangunan satu unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) berukuran 4 x 12 meter, serta pemasangan tiga unit gorong-gorong masing-masing sepanjang 6 meter.
Dandim menambahkan, penggunaan alat berat menjadi bagian dari strategi percepatan pekerjaan di lapangan. “Kita juga kerahkan alat berat untuk membantu berbagai pekerjaan, mulai dari meratakan tanah hingga pengangkutan material agar pekerjaan maksimal dan sesuai target waktu,” katanya.
Program TMMD merupakan kegiatan terpadu lintas sektoral yang melibatkan TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam upaya percepatan pembangunan di wilayah pedesaan. Program ini telah berjalan sejak lama sebagai bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat, khususnya dalam membuka akses infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Dari sisi dampak, pembangunan talut dan gorong-gorong diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan mengurangi risiko kerusakan jalan akibat erosi maupun banjir. Sementara pembangunan RTLH ditujukan untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat yang membutuhkan.
Ke depan, kegiatan TMMD Tahap II akan dilanjutkan dengan pembukaan resmi pada 22 April 2026, diikuti pelaksanaan penuh berbagai sasaran fisik dan nonfisik, serta pelibatan aktif masyarakat guna memastikan keberlanjutan hasil pembangunan di wilayah tersebut.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Landak, Ditargetkan Masuk Tahap III Pembangunan 2026
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kesi

Bappenas dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Papua Melalui RAPPP 2025–2029
MIMIKA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama para gubernur serta bupati dan wali kota se-Tanah Papua menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Rencana Aksi Percepatan Pe

Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke Hadirkan Layanan Kesehatan Door to Door bagi Warga Kampung Wanam
MERAUKE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1707/Merauke tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyaraka
