PLN Pastikan Listrik Jakarta Pulih 100 Persen Usai Gangguan 13 Gardu Induk
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.58

Jakarta -- PT PLN (Persero) memastikan pasokan listrik di wilayah Jakarta telah pulih sepenuhnya setelah sempat mengalami pemadaman di sejumlah area pada Kamis (23/4/2026). Gangguan yang terjadi sejak pukul 10.25 WIB itu disebabkan oleh masalah pada 13 gardu induk, sebelum akhirnya berhasil dipulihkan secara bertahap hingga normal kembali pada pukul 15.05 WIB.
Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, Haris Andika, mengatakan pemulihan dilakukan secara bertahap dengan mayoritas pelanggan kembali mendapatkan aliran listrik dalam waktu sekitar dua jam setelah gangguan terjadi. “PT PLN (Persero) telah berhasil memulihkan 100 persen sistem kelistrikan yang sempat mengalami gangguan di sebagian wilayah Jakarta pada pukul 10.25 WIB,” ujarnya kepada wartawan.
Ia menjelaskan, sebagian besar pelanggan telah kembali menikmati listrik pada pukul 12.23 WIB, sementara sisanya dipulihkan secara menyeluruh pada sore hari. “Sebagian besar pelanggan terdampak telah kembali menikmati pasokan listrik pada pukul 12.23 WIB, sedangkan sekitar 5 persen lainnya berhasil dipulihkan pada pukul 15.05 WIB,” kata Haris.
Menurut Haris, gangguan tersebut terjadi pada 13 gardu induk dari total 76 gardu induk yang menopang sistem kelistrikan Jakarta dan sekitarnya. “Sebagai gambaran, sistem kelistrikan wilayah Jakarta dan sekitarnya ditopang oleh 76 gardu induk. Dari jumlah tersebut, 13 gardu induk sempat terdampak gangguan pasokan listrik,” jelasnya.
Gangguan listrik di ibu kota ini sempat berdampak pada aktivitas masyarakat, termasuk layanan transportasi publik dan operasional perkantoran. Dalam beberapa tahun terakhir, keandalan pasokan listrik di wilayah perkotaan menjadi perhatian seiring meningkatnya kebutuhan energi akibat pertumbuhan ekonomi dan digitalisasi layanan.
Pemulihan cepat yang dilakukan PLN dinilai penting untuk menjaga stabilitas aktivitas ekonomi dan pelayanan publik. Namun, insiden ini juga menunjukkan perlunya penguatan sistem distribusi dan mitigasi risiko gangguan pada infrastruktur kelistrikan.
PLN menyatakan akan terus melakukan evaluasi serta peningkatan keandalan jaringan guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang. “PLN terus berupaya memperkuat keandalan sistem kelistrikan serta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi,” ujar Haris.
Ke depan, perusahaan pelat merah tersebut berencana memperkuat sistem pengamanan jaringan dan meningkatkan respons penanganan gangguan, sebagai bagian dari upaya menjaga kontinuitas pasokan listrik di wilayah strategis seperti Jakarta.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Landak, Ditargetkan Masuk Tahap III Pembangunan 2026
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kesi

Bappenas dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Papua Melalui RAPPP 2025–2029
MIMIKA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama para gubernur serta bupati dan wali kota se-Tanah Papua menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Rencana Aksi Percepatan Pe

Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke Hadirkan Layanan Kesehatan Door to Door bagi Warga Kampung Wanam
MERAUKE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1707/Merauke tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyaraka
