Pemprov Jawa Tengah Perkuat Koperasi Desa Merah Putih di Kota Semarang Jawa Tengah
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.55

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dinilai konsisten memperkuat ekosistem koperasi desa. Ketua Koperasi Jasa Komoditas Desa Indonesia, Suryokoco Suryoputro, mengapresiasi langkah Pemprov Jateng yang terbukti nyata mendukung Koperasi Desa Merah Putih di Kota Semarang, Selasa 9 September 2025. Penilaian ini didasarkan pada temuan Tim ExpeDesa Java Plus selama 18 hari menjelajah Pulau Jawa yang menunjukkan tidak semua provinsi memiliki keberpihakan serupa.
Bentuk dukungan paling nyata datang melalui Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jateng yang diminta menanggung biaya akta pendirian Koperasi Desa Merah Putih. Suryo menjelaskan, Gubernur Jawa Tengah selaku komisaris BPD Jateng mendorong pembiayaan tersebut agar proses legalitas koperasi berlangsung cepat, rapi, dan akuntabel. Kepastian legal ini penting untuk akses permodalan dan kemitraan yang lebih luas.
Dukungan di Jawa Tengah juga terlihat pada fungsi penyaluran barang subsidi di sejumlah titik. Koperasi Desa Merah Putih telah dipercaya menyalurkan komoditas seperti LPG dan pupuk, sehingga distribusi menjadi lebih dekat dengan warga desa. Kondisi ini berbeda dengan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Timur, di mana dukungan lebih banyak berasal dari pemerintah kabupaten/kota, bukan langsung dari pemerintah provinsi.
Ke depan, penguatan koperasi desa membutuhkan komitmen Badan Usaha Milik Negara sebagai pemasok barang bersubsidi. Suryo mencontohkan peran Perum Bulog untuk penyaluran beras SPHP dan Minyakita. Kolaborasi Pemprov, BUMN, BPD, dan koperasi akan memastikan pasokan stabil, harga terjangkau, dan tata kelola distribusi yang transparan.
Respon masyarakat untuk berbelanja di Koperasi Desa Merah Putih disebut sudah baik, namun ketersediaan stok, terutama produk subsidi masih menjadi tantangan. Komunikasi terakhir dengan Bulog Jawa Tengah menyebut Minyakita sedang tidak tersedia. Pemprov Jawa Tengah telah mengambil langkah strategis melalui BPD Jateng dan jejaring penyaluran, dan kini dibutuhkan dukungan BUMN agar pasokan komoditas subsidi tercukupi sehingga koperasi desa dapat bekerja optimal melayani kebutuhan warga.
#KoperasiDesa #JawaTengah #KotaSemarang #BPDJateng #Bulog #Minyakita #BerasSPHP #SubsidiTepatSasaran #UMKM #EkonomiKerakyatan #DistribusiPangan #BeritaTerkini
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemendagri Petakan Daerah Terdampak Pemotongan TKD, Kepala Daerah Diminta Hindari PHK Pegawai
JAKARTA, 30 Juli 2026 — Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tengah memetakan sejumlah pemerintah daerah (pemda) yang mengalami kesulitan fiskal, termasuk kendala dalam membayar gaji pegawai sebagai dampak pen

Bulog Usulkan Beras Premium Bervitamin untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis
JAKARTA – Perum Bulog mengusulkan pengembangan beras premium yang diperkaya vitamin (fortifikasi) sebagai salah satu upaya mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Inisiatif tersebut ditujukan

Ketapang Jadi Daerah Pertama di Kalbar Kirim Siswa ke Sekolah Rakyat, 32 Peserta Didik Berangkat ke Pontianak
KETAPANG – Pemerintah Kabupaten Ketapang memberangkatkan 32 peserta didik untuk mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat Pontianak Tahun Ajaran 2026/2027. Pelepasan siswa yang terdiri dari jenjang Sekolah Dasar (
