Pemkab Kubu Raya Tegaskan Komitmen Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.59

KUBU RAYA — Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menegaskan komitmennya dalam mendukung dan menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu program strategis nasional yang diyakini mampu memberikan dampak luas bagi masyarakat.
Program tersebut tidak hanya difokuskan pada pemenuhan kebutuhan gizi anak sekolah, tetapi juga diproyeksikan menjadi penggerak ekonomi masyarakat hingga ke tingkat desa melalui efek berantai terhadap berbagai sektor usaha lokal.
Sekretaris Daerah Kubu Raya, Yusran Anizam, mengatakan pemerintah daerah memandang MBG sebagai program yang memiliki multiplier effect bagi perekonomian masyarakat sehingga percepatan realisasinya menjadi prioritas.
“MBG ini sebagai offtaker, ini memberikan multiplier effect,” ujar Yusran saat mendampingi Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Sony Sonjaya, meninjau pembangunan dapur MBG di Desa Terentang Hulu, Kecamatan Terentang, Rabu (13/5/2026).
Menurut Yusran, Bupati Kubu Raya menunjukkan antusiasme tinggi terhadap pelaksanaan program MBG dan berharap program tersebut dapat segera berjalan optimal di seluruh wilayah Kubu Raya.
“Makanya Pak Bupati sangat-sangat antusias dan berharap MBG di Kubu Raya bisa secepatnya sukses,” katanya.
Sebagai bentuk kesiapan pelaksanaan program, Pemkab Kubu Raya telah memetakan sekitar 140 titik dapur MBG yang ditargetkan segera terealisasi dalam waktu dekat.
Dapur-dapur tersebut nantinya akan melayani kebutuhan gizi anak sekolah, ibu hamil, serta anak-anak pada fase seribu hari pertama kehidupan sebagai bagian dari upaya percepatan penanganan stunting di daerah.
“Saat ini, lebih kurang 140 titik dapur yang sudah dipetakan. Mudah-mudahan ini bisa segera terealisasi sehingga kebutuhan bukan hanya anak-anak sekolah, tapi juga terutama untuk ibu hamil, anak-anak yang seribu hari kehidupan dalam rangka mengatasi stunting,” jelasnya.
Selain fokus pada penanganan stunting, pemerintah daerah juga menilai kehadiran dapur MBG dapat membuka peluang kerja baru dan membantu menekan angka pengangguran terbuka di Kabupaten Kubu Raya.
Program tersebut diharapkan mampu menggerakkan ekonomi lokal melalui keterlibatan pelaku usaha, petani, peternak, hingga UMKM pangan dalam rantai pasok kebutuhan program MBG.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Landak, Ditargetkan Masuk Tahap III Pembangunan 2026
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kesi

Bappenas dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Papua Melalui RAPPP 2025–2029
MIMIKA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama para gubernur serta bupati dan wali kota se-Tanah Papua menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Rencana Aksi Percepatan Pe

Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke Hadirkan Layanan Kesehatan Door to Door bagi Warga Kampung Wanam
MERAUKE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1707/Merauke tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyaraka
