Pemerintah Percepat Program Makan Bergizi Gratis untuk 60 Ribu Anak di Kabupaten OKU Raya Sumatera Selatan
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.55

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Badan Gizi Nasional (BGN) di wilayah Ogan Komering Ulu (OKU) Raya, Sumatera Selatan, merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi masyarakat. Sebanyak 60.000 anak sekolah di tiga kabupaten, yakni OKU, OKU Selatan, dan OKU Timur, menjadi penerima manfaat utama. Tidak hanya itu, program ini juga menyasar ibu hamil dan lansia, sehingga mampu menjangkau kelompok rentan secara lebih luas. Inisiatif ini diharapkan menjadi solusi nyata dalam menekan angka stunting yang masih menjadi tantangan nasional.
Pelaksanaan program MBG di OKU Raya mendapat dukungan langsung dari berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat, daerah, dan tokoh masyarakat. Promosi gencar telah dilakukan, seperti di Kecamatan Madang Suku III, OKU Timur, untuk memastikan masyarakat memahami manfaat dan mekanisme program ini. Keberhasilan program ini sangat bergantung pada keterlibatan aktif masyarakat setempat, baik dalam distribusi, pengawasan, maupun pemanfaatan fasilitas yang disediakan.
Dari sisi manfaat jangka panjang, program MBG merupakan investasi sumber daya manusia yang bernilai tinggi. Peningkatan asupan gizi sejak usia dini terbukti berdampak positif terhadap perkembangan fisik, daya pikir, dan produktivitas di masa depan. Dengan pemenuhan gizi yang tepat, generasi muda diharapkan mampu mencapai potensi maksimalnya sehingga menjadi SDM yang unggul dan berdaya saing. Fokus pemerintah pada gizi anak, ibu hamil, dan lansia mencerminkan kebijakan yang holistik dan berorientasi pada kualitas hidup masyarakat.
Dukungan legislatif juga memperkuat jalannya program ini. Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani, menegaskan komitmen untuk menarik investor swasta guna membangun Unit Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh wilayah Sumatera Selatan. Selain itu, keterlibatan masyarakat lokal dalam pembangunan dan operasional SPPG akan memberikan dampak ganda, yakni pemenuhan gizi sekaligus penciptaan lapangan kerja baru. Pendekatan ini memperkuat rasa kepemilikan warga terhadap program dan menjamin keberlanjutan pelaksanaannya.
Dengan sinergi kuat antara pemerintah pusat, legislatif, pemerintah daerah, dan masyarakat, Program Makan Bergizi Gratis di OKU Raya memiliki potensi besar untuk menjadi model nasional dalam penanganan gizi. Cakupan yang luas, sasaran yang tepat, dan mekanisme yang partisipatif menjadi faktor kunci keberhasilan. Apabila program ini konsisten dijalankan, penurunan stunting dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di Sumatera Selatan bukan hanya target, tetapi dapat menjadi capaian nyata.
#MakanBergiziGratis #BGN #ProgramGiziOKU #CegahStunting #GiziUntukBangsa #SumateraSelatanSehat #OKURaya #OKUSelatan #OKUTimur #GenerasiSehatKuatCerdas #InvestasiGizi #IndonesiaSehat
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemendagri Petakan Daerah Terdampak Pemotongan TKD, Kepala Daerah Diminta Hindari PHK Pegawai
JAKARTA, 30 Juli 2026 — Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tengah memetakan sejumlah pemerintah daerah (pemda) yang mengalami kesulitan fiskal, termasuk kendala dalam membayar gaji pegawai sebagai dampak pen

Bulog Usulkan Beras Premium Bervitamin untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis
JAKARTA – Perum Bulog mengusulkan pengembangan beras premium yang diperkaya vitamin (fortifikasi) sebagai salah satu upaya mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Inisiatif tersebut ditujukan

Ketapang Jadi Daerah Pertama di Kalbar Kirim Siswa ke Sekolah Rakyat, 32 Peserta Didik Berangkat ke Pontianak
KETAPANG – Pemerintah Kabupaten Ketapang memberangkatkan 32 peserta didik untuk mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat Pontianak Tahun Ajaran 2026/2027. Pelepasan siswa yang terdiri dari jenjang Sekolah Dasar (
