Pemerintah Bangun 2.200 Unit Rumah di Papua Pegunungan untuk Kepala Suku dan Warga
Samuel
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.57

Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) akan membangun 2.200 unit rumah di Provinsi Papua Pegunungan. Program ini diperuntukkan bagi kepala suku dan masyarakat setempat sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan.
Pembangunan tersebut merupakan program khusus atas instruksi langsung Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yang bertujuan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat akan hunian yang layak.
Program Khusus di Luar Skema Reguler
Direktur Jenderal Tata Kelola dan Pengendalian Risiko Kementerian PKP, Aziz Andriansyah, menjelaskan bahwa program ini memiliki mekanisme khusus dan berbeda dari program perumahan pemerintah pada umumnya.
Menurutnya, proyek ini tidak termasuk dalam skema reguler seperti pembangunan rumah susun bagi masyarakat berpenghasilan rendah atau bantuan perumahan pascabencana.
“Program ini merupakan penugasan khusus dari Presiden, sehingga akan dilaksanakan dengan regulasi dan kriteria yang disesuaikan dengan kondisi di Papua Pegunungan,” ujarnya, Rabu (18/3/2026).
Untuk mendukung pelaksanaan, Kementerian PKP akan menyiapkan regulasi khusus, termasuk aspek teknis dan non-teknis, agar pembangunan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
Sasar Delapan Kabupaten
Program pembangunan ini akan menjangkau masyarakat di delapan kabupaten di Provinsi Papua Pegunungan. Pemerintah menargetkan program ini mampu menjawab kebutuhan hunian layak bagi masyarakat di wilayah tersebut.
Selain itu, pendekatan berbasis komunitas juga dilakukan dengan melibatkan kepala suku sebagai bagian penting dalam struktur sosial masyarakat setempat.
Detail Tipe dan Jumlah Rumah
Dari total 2.200 unit rumah yang akan dibangun:
2.000 unit merupakan rumah dengan luas 45 meter persegi
200 unit merupakan rumah dengan luas 90 meter persegi
Variasi tipe ini disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi sosial masyarakat di wilayah Papua Pegunungan.
Dorong Kesejahteraan dan Kualitas Hidup
Pemerintah berharap program ini dapat memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam hal akses terhadap hunian yang layak, aman, dan sehat.
Selain itu, pembangunan rumah juga diharapkan dapat memperkuat kohesi sosial antara kepala suku dan warga, serta mendukung stabilitas sosial di wilayah tersebut.
Dengan adanya program ini, pemerintah menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembangunan yang merata hingga ke wilayah-wilayah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses dan infrastruktur.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Prabowo Bangga Indonesia Mulai Bangun Mobil Nasional, Tegaskan RI Tak Boleh Hanya Jadi Pasar
Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyatakan kebanggaannya atas dimulainya langkah Indonesia membangun industri mobil nasional sebagai bagian dari percepatan industrialisasi dan hilirisasi. Pernyataan itu dis

Perhutani dan TNI Perkuat Sinergi Jaga Kelestarian Hutan Jati di Rembang
REMBANG – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kebonharjo bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar patroli terpadu dan monitoring kawasan hutan jati di Petak 98 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Tero

Presiden Prabowo Tekankan Peran Perguruan Tinggi dalam Menyiapkan SDM untuk Industri Strategis
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan perguruan tinggi di Indonesia untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul yang mampu memenuhi kebutuhan percepatan industrialisasi nasional. Arahan ter
