Peduli Lingkungan Perbatasan, Yonarhanud 2 Kostrad Bersama Warga Pasang Bronjong Cegah Longsor dan Banjir
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.59

TTU — Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad melalui Pos Haumeniana melaksanakan karya bakti bersama masyarakat dengan memasang bronjong di Desa Haumeniana, Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, Minggu (17/5/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya menanggulangi potensi longsor dan memperkuat titik-titik rawan banjir di wilayah perbatasan Indonesia–Timor Leste yang kerap terdampak aliran air saat musim hujan.
Personel Satgas bersama warga bahu-membahu memasang bronjong di sejumlah titik rawan guna memperkuat struktur tanah serta menjaga kestabilan area di sekitar permukiman dan lahan pertanian masyarakat.
Pemasangan bronjong difokuskan pada wilayah yang memiliki risiko tinggi terhadap erosi dan luapan air, sehingga diharapkan mampu meminimalkan kerusakan lingkungan maupun ancaman terhadap keselamatan warga.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Satgas terhadap kondisi lingkungan masyarakat perbatasan sekaligus upaya bersama dalam mengurangi risiko bencana banjir dan longsor,” ujar salah satu personel Pos Haumeniana di sela kegiatan.
Selain memperkuat struktur tanah, pemasangan bronjong juga bertujuan menjaga aliran air tetap terkendali agar tidak menggerus badan sungai maupun lahan warga di sekitar lokasi rawan.
Kegiatan karya bakti tersebut mendapat dukungan penuh masyarakat setempat yang turut terlibat langsung dalam proses pemasangan bronjong bersama personel TNI.
Warga menilai kehadiran Satgas Pamtas tidak hanya berperan menjaga keamanan wilayah perbatasan, tetapi juga aktif membantu mengatasi persoalan sosial dan lingkungan yang dihadapi masyarakat.
Wilayah Kabupaten TTU sendiri termasuk salah satu kawasan yang rawan mengalami erosi dan banjir musiman akibat kondisi geografis serta tingginya debit air saat musim penghujan.
Karena itu, kolaborasi antara aparat TNI dan masyarakat dalam kegiatan mitigasi lingkungan dinilai penting untuk mengurangi risiko kerusakan serta menjaga keselamatan permukiman warga.
Melalui kegiatan karya bakti ini, Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan semakin meningkat sekaligus memperkuat semangat gotong royong di wilayah perbatasan.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Landak, Ditargetkan Masuk Tahap III Pembangunan 2026
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kesi

Bappenas dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Papua Melalui RAPPP 2025–2029
MIMIKA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama para gubernur serta bupati dan wali kota se-Tanah Papua menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Rencana Aksi Percepatan Pe

Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke Hadirkan Layanan Kesehatan Door to Door bagi Warga Kampung Wanam
MERAUKE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1707/Merauke tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyaraka
