Mimpi Prabowo: Semua Rakyat Indonesia Makan Cukup, Sehat, Sekolah Baik, dan Berpenghasilan Layak
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 21 Jul 2026, 12.48

Bogor – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan visinya untuk memastikan seluruh rakyat Indonesia memiliki kualitas hidup yang baik, mulai dari kecukupan pangan, kesehatan, pendidikan yang layak, hingga penghasilan yang memadai.
Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah yang digelar di Sentul, Bogor, Senin (2/2/2026).
“Kita tidak bermimpi jadi negara kaya seperti Norwegia. Kita ingin kualitas hidup rakyat baik. Makan cukup, sehat, sekolah baik, penghasilan cukup,” ujar Presiden Prabowo.
Fokus pada Kualitas Hidup Rakyat
Prabowo menekankan bahwa tujuan utama pemerintahannya bukan sekadar mengejar status negara kaya, melainkan memastikan kebutuhan dasar rakyat terpenuhi secara merata. Menurutnya, kesejahteraan rakyat adalah ukuran utama keberhasilan negara.
Untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah saat ini tengah membangun fondasi kemandirian nasional, khususnya melalui swasembada pangan dan swasembada energi.
Swasembada Pangan dan Energi Jadi Fondasi Kemandirian
Presiden Prabowo menegaskan bahwa sebuah negara tidak akan benar-benar merdeka jika masih bergantung pada pihak lain untuk kebutuhan pangannya.
“Fondasi pertama, mau tidak mau kita harus swasembada pangan. Kalau mau merdeka, kita harus jamin produksi pangan sehingga bisa dinikmati oleh rakyat kita,” tegasnya.
Selain pangan, Prabowo juga menekankan pentingnya swasembada energi. Ia optimistis Indonesia memiliki potensi besar untuk mewujudkannya, meskipun kerap diragukan oleh sebagian pihak.
“Swasembada energi, harus. Bisa, kita sudah hitung. Kita punya kelebihan-kelebihan luar biasa,” tambahnya.
Sawit dan Perubahan Arus Ekonomi Nasional
Dalam paparannya, Prabowo juga menyinggung posisi kelapa sawit sebagai komoditas strategis nasional yang dibutuhkan banyak negara untuk berbagai bahan baku industri.
Selain itu, ia menekankan perlunya perubahan arus perputaran uang yang selama ini terkonsentrasi di kota-kota besar dan ke luar negeri, agar lebih banyak berputar di dalam negeri dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
Salah satu instrumen yang saat ini dijalankan pemerintah adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.
Capaian Awal Pemerintahan Prabowo
Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, Indonesia telah mencatat sejumlah capaian penting, di antaranya:
- Cadangan beras pemerintah berada pada level tertinggi
- Perluasan akses pendidikan melalui penyediaan panel interaktif di sekolah-sekolah terpencil
- Penguatan ekonomi pesisir, melalui pembangunan dermaga, cold storage, serta penyediaan kapal ikan di kampung-kampung nelayan
Capaian tersebut menjadi bagian dari langkah awal pemerintahan Prabowo dalam membangun fondasi kesejahteraan rakyat secara berkelanjutan.
Visi besar Presiden Prabowo menegaskan bahwa pembangunan nasional diarahkan untuk menghadirkan keadilan sosial dan kualitas hidup yang lebih baik bagi seluruh rakyat Indonesia. (Sumber: Sekretariat Presiden)
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Prabowo Bangga Indonesia Mulai Bangun Mobil Nasional, Tegaskan RI Tak Boleh Hanya Jadi Pasar
Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyatakan kebanggaannya atas dimulainya langkah Indonesia membangun industri mobil nasional sebagai bagian dari percepatan industrialisasi dan hilirisasi. Pernyataan itu dis

Perhutani dan TNI Perkuat Sinergi Jaga Kelestarian Hutan Jati di Rembang
REMBANG – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kebonharjo bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar patroli terpadu dan monitoring kawasan hutan jati di Petak 98 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Tero

Presiden Prabowo Tekankan Peran Perguruan Tinggi dalam Menyiapkan SDM untuk Industri Strategis
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan perguruan tinggi di Indonesia untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul yang mampu memenuhi kebutuhan percepatan industrialisasi nasional. Arahan ter
