Menteri PU Targetkan Pembangunan Sekolah Rakyat Rampung 20 Juni 2026
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.59

PACITAN — Menteri Pekerjaan Umum, Doddy Hanggodo, menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di berbagai daerah dapat selesai pada 20 Juni 2026 sebagai bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat.
Dalam keterangannya di Pacitan, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026), Doddy mengatakan percepatan pembangunan dilakukan melalui penambahan alat berat, peningkatan jumlah tenaga kerja, hingga penerapan sistem kerja tiga sif agar pengerjaan proyek berjalan lebih optimal.
“Hal tersebut dimaksudkan agar pekerjaan lebih optimal,” ujarnya.
Menurut Doddy, langkah percepatan pembangunan dilakukan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto agar proyek Sekolah Rakyat dapat selesai tepat waktu tanpa mengabaikan kualitas bangunan.
“Bapak Presiden berpesan supaya pembangunan selesai tepat waktu, kualitas diperhatikan, serta dikerjakan secara efektif dan efisien,” katanya.
Ia menegaskan pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan sekaligus menjadi investasi jangka panjang untuk menciptakan sumber daya manusia unggul di masa depan.
Salah satu proyek yang saat ini dipercepat pengerjaannya berada di Kelurahan Sidoharjo, Kabupaten Pacitan, yakni proyek Sekolah Rakyat Jawa Timur 2.
Proyek tersebut dibangun di atas lahan seluas 7,7 hektare dengan melibatkan sedikitnya 816 pekerja dan total anggaran mencapai Rp226 miliar.
Bangunan yang dikerjakan terdiri atas 17 massa gedung yang mencakup ruang kelas, asrama, rumah susun guru, rumah genset, rumah pompa, tempat ibadah, hingga berbagai fasilitas pendukung lainnya.
Sementara itu, Engineering PT Brantas Abipraya, Ahmad Fadrian, menyebut progres pembangunan Sekolah Rakyat di Pacitan saat ini telah mencapai sekitar 50 persen dengan peningkatan harian berkisar satu hingga dua persen.
“Kami menerapkan sistem kerja tiga sif dan mendatangkan material dari luar daerah untuk mempercepat pembangunan,” jelasnya.
Ia menambahkan kondisi geografis Pacitan yang didominasi kawasan pegunungan dan pesisir menjadi tantangan tersendiri dalam proses pembangunan. Meski demikian, pihak pelaksana tetap optimistis target penyelesaian proyek dapat tercapai sesuai jadwal yang telah ditetapkan pemerintah.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Landak, Ditargetkan Masuk Tahap III Pembangunan 2026
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kesi

Bappenas dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Papua Melalui RAPPP 2025–2029
MIMIKA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama para gubernur serta bupati dan wali kota se-Tanah Papua menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Rencana Aksi Percepatan Pe

Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke Hadirkan Layanan Kesehatan Door to Door bagi Warga Kampung Wanam
MERAUKE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1707/Merauke tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyaraka
