Menteri Bahlil sebut 12,6 GW listrik Indonesia masih gunakan solar
Budi Antoni
Editor: Budi Antoni
Diperbarui: 25 Agu 2026, 19.18

JEMBRANA, 25 AGUSTUS 2026 — Gilimanuk, Bali (ANTARA) - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan sebesar 12,6 gigawatt (GW) listrik di Indonesia masih menggunakan solar, sehingga pemerintah mempercepat program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 GWp. “Total listrik yang ada di Indonesia masih ada 12,6 GW yang memakai solar,” ucap Bahlil dalam acara Launching dan Groundbreaking Program PLTS 100 GWp yang berlangsung di Gilimanuk, Bali, Selasa.
Komitmen Pelayanan Publik dan Efisiensi Pembangunan
Bahlil menyampaikan, untuk memproduksi 12,6 GW listrik dengan solar, dibutuhkan sekitar 230–250 ribu barel per hari. Oleh karena itu, lanjut dia, pemerintah mempercepat program PLTS 100 GWp untuk menekan konsumsi solar yang digunakan sebagai pembangkit listrik.
Baca juga:AESI siap dukung percepatan pembangunan PLTS nasional “Kalau ini mampu kita lakukan, maka penurunan terhadap impor BBM kita, khususnya jenis solar, akan turun dan semuanya akan memakai energi nasional,” kata Bahlil.
Khusus untuk Bali, lanjut dia, dengan menggunakan PLTS berkapasitas 1 GW, maka PLN dapat melakukan efisiensi konsumsi solar sebesar 0,5–0,6 juta KL. “Jadi, tidak heran kemudian kalau ini kami lakukan di Bali, Pak. Karena kampanyenya adalah green energy (energi hijau),” ujar Bahlil.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Buruh Konsolidasikan Aksi Damai Hari Tani Nasional dan Pengawalan RUU Ketenagakerjaan
JAKARTA, 17 SEPTEMBER 2026 — Sejumlah organisasi buruh di berbagai daerah mengonsolidasikan agenda penyampaian aspirasi terkait perlindungan ketenagakerjaan, termasuk rencana mengikuti aksi Hari Tani Nasional p

Narasi Kepala BPKP Dikaitkan Perkara Lain Perlu Diuji dengan Fakta
JAKARTA, 8 SEPTEMBER 2026 — Munculnya narasi di media sosial yang mengaitkan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh dengan perkara yang berkaitan dengan Febrie Adriansyah, d

BMKG Pantau Erupsi Anak Krakatau 24 Jam, Warga Diimbau Tetap Waspada
JAKARTA, 6 SEPTEMBER 2026 — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus melakukan pemantauan selama 24 jam terhadap aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dan dampaknya terhadap atmosfer, penerban
